Poptren.suara.com – Nama Farel Prayoga belakangan ini memang sedang melambung tinggi berkat lagu ‘Ojo Dibandingke’. Dengan membawakan lagu tersebut, Farel bisa berkesempatan tampil di depan Presiden, berbagai undangan Kementerian, acara musik, dan masih banyak lagi.
Tapi sebenarnya, ada satu sosok yang juga tak boleh dilewatkan dari kepopuleran lagu Ojo Dibandingke, yakni penciptanya aslinya yaitu Abah Lala.
Memiliki nama asli Agus Purwanto, Abah Lala adalah sosok musisi yang lahir di Boyolali pada tahun 1986. Yang menarik, sebelum terjun ke bidang musik, Abah Lala adalah pekerja migran yang bekerja mencari nafkah di negeri orang. Lain itu, dia juga pernah bekerja sebagai petani di ladang.
Karier pertama Abah Lala di dunia musik dimulai pada tahun 2009, sejak ia menjadi seniman Gedruk. Ia mendirikan Orkes Melayu bernama MG 86 yang beranggotakan para mantan TKI dan petani ladang.
Rupanya, ia juga adalah pencipta jargon yang populer di kalangan penyanyi dangdut, yakni jargon Cendol Dawet.
Melihat kalau karyanya berhasil dipopulerkan oleh Farel Prayoga, Abah Lala mengaku merasa bangga sekaligus senang. Ia juga mengaku terharu karena berkat Farel, karyanya telah diakui dan didengar di seluruh penjuru tanah air.
Bukan cuma itu, kini baik Abah Lala dan Farel juga sudah memiliki HAKI asal karya mereka berdua. Lebih detail, Farel Prayoga mendapat hak performance, terutama dalam penampilannya di Istana Negara saat membawakan lagu ‘Ojo Dibandingke’.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Yasonna H. Laoly, selaku Menteri Hukum dan HAM.
"Jadi sudah (ada) Hak Kekayaan untuk performance Istana Negara. Ini teman-teman kalau sudah mau ambil, pakai, penampilan itu, bayar!" ujar Menteri Yasonna.
Baca Juga: Farel Prayoga Dipuji Karena Berprestasi, Netizen Sentil Jeje Slebew dkk.
Di saat bersamaan, Abah Lala juga mendapat hak cipta atas lagunya. Ia akan mendapat royalti bahkan setelah sang musisi tutup usia.
"Abah Lala, ini penciptaan hak, terus berlangsung hingga 70 tahun setelah pencipta pergi," jelas Yasonna lebih lanjut.
Sumber: suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi