poptren.suara.com - Beberapa tawaran yang diberikan kepada Hotman Paris untuk bergabung ke partai politik ditolak.
Seorang Pengacara terpopuler ini Hotman Paris mengaku bahwa dirinya mendapatkan tawaran dari beberapa partai politik seperti Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Perindo dan partai-partai lainnya.
Bukan karna tidak suka dengan politik, namun ia merasa baahwa dirinya tak cocok menjadi pejabat negara.
"Saya sudah berprinsip tidak mau menjabat. Nggak cocok sama punya bawaan diri. Itu bukan tipe saya. Saya nggak mau hidup munafik," kata Hotman Paris di kanal YouTube Deddy Corbuzier.
"Saya nggak mungkin berpakaian gini, dengan gaya begini, dengan gaya sepatu begini. That's my life," sambungnya.
Hotman Paris juga tidak ingin mencari perhatian dengan menjadikan dirinya sebagai politisi. Ia merasa dirinya pun sudah cukup terkenal jadi buat apa dia mencari popularitas dengan menjadi politisi.
Hotman Paris juga merasa pendapatannya lebih banyak berkali kali lipat daripada menjadi anggota DPR.
"Sekarang pun saya nggak habis-habisnya. Walau saya foya-foya nggak bakal habis uangnya. Klub di mana-mana. Mana ada menteri berdansa di Bali," ucap Hotman Paris.
Hotman Paris mengatakan kalau dirinya ingin menikmati hidupnya saja, bersantai namun juga berprestasi.
Baca Juga: Tampil di Televisi, Rina Mahasiswi UHO yang Viral bilang 'Tidak Boleh Minder'
Walaupun seringkali didesak untuk bergabung dipartai politik, ia tetap enggan dan memilih untuk enjoy menikmati hidupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini
-
Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer
-
9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan
-
Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan
-
Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang
-
Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng
-
Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta
-
Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?