/
Kamis, 22 September 2022 | 18:42 WIB
Ilustrasi nyeri haid. ([Pexels/Sora Shimazaki])

poptren.suara.com - Sebuah unggahan di media social yang sedang viral kali ini mengatakan siswi SMA Negeri di Kabupaten Bogor diminta untuk membuktikan apabila sedang haid. Diisukan para siswi tersebut diminta untuk membuka celana dalamnya kalau dirinya memang benar sedang haid.

Hal tersebut terjadi karena ada beberapa siswa yang beralasan sedang menstruasi ketika diminta melaksanakan ibadah sholat.

Namun, juru bicara SMA Negeri 1 Dramaga, Baitul Harahap, memberikan klarifikasi. Ia mengatakan kalau berita yang beredar itu tidak semuanya benar.

Baitul Harahap mengatakan sebenarnya guru tersebut hanya mau memastikan apakah siswi tersebut benar sedang menstruasi atau tidak. Guru tersebut hanya curiga kalau para siswinya tidak jujur supaya bisa tidak ikut sholat bersama.

Juru bicara itu mengakui adanya pemeriksaan tersebut, tetapi tidak sampai membuka celana dalam seperti yang diberitakan di media social.

Guru tersebut merasa belakangan ini banyak siswi yang mengaku sedang menstruasi maka dari itu ia jadi curiga dan melakukan pengecekan.

Namun, Komisioner KPAD Kabupaten Bogor, Heni Rustiani mengatakan tidak benar bahwa pemeriksaan dilakukan dengan cara membuka celana dalam siswi. Pemeriksaan dilakukan dengan memegang bagian belakang siswi oleh sesame siswi untuk memastikan ada pembalut yang digunakan atau tidak.

Load More