Poptren.suara.com – Kangen gak si sama sinetron tahun 90-an, meski masih ada sinetron tahun ini, namun ciri khas sinetron dulu tuh beda dari yang sekarang.
Banyak yang beranggapan bahwa sinteron era 90-an, isi ceritanya dan nilai yang disajukan sinetron era itu lebih membekas di memori dan pas banget di hati penonton.
Tak hanya itu saja, sinetron era 90-an punya banyak ciri khas. Dilansir dari Keepo.me salah satu jejaring Suara.com.
Ciri khas ini cuma ada di sinetron era 90-an.
Tema yang variatif
Sinetrin di era 90-an punya tema yang lebih variatif dibandingkan sinetron zaman sekarang. Hal ini karena, saat itu televisi swasta masih belum lama lahir sehingga masih belum banyak.
Sehingga ide-ide yang disalurkan lebih variatif dan satu lagi zaman itu masih belum memikirkan iklan ataupun rating penonton.
Akting para aktornya tuh sangat mendalami perannya di sinetron tersebut, sehingga akting mereka benar-benar total.
Iklan yang tidak vulgar
Baca Juga: Salfok, Mas Adam Mau Kabur dari Panggung Malah Ditarik Lagi Sama Inul Daratista
Beda dari yang sekarang yang lebih banyak memaksakan iklan produk atau sponsor secara gambling sehingga alur ceritanya terkadang tidak nyambung.
Beda kalau sinetron 90-an, iklan yang ditampilkan langsung ke intinya dan tidak di masukan ke dalam adegan secara ngasal, dan tidak menggangu jalannya cerita.
Kumis yang tebal
Ciri khas lainnya, cukup banyak aktor pendukung yang memiliki kumis tebal salah satunya karakter Harry Dewanto dalam sinetron abad 21.
Bintang sinetron yang ekslusif
Di zaman sekarang ini bintang sinetron sangat mudah privasinya dilihat. Hal ini terlihat saat wajah artis tersebut ada dimana-mana dan banyak akun gossip yang dengan mudah mendapatkan kabar dari para pemain sinetron.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Uang Jatah Rp7 Miliar Tiap Bulan: Inilah Alur Suap Eksklusif PT Blueray ke Oknum Bea Cukai!
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan