Popten.suara.com - Fenomena tersangka korupsi mendadak sakit ketika hendak diperiksa tim penyidik KPK bukan yang pertama kali terjadi di Indonesia.
Sebelumnya, nama-nama pejabat hingga politisi yang tersangkut kasus korupsi juga pernah melakukan aksi "pura-pura sakit" untuk menghindari pemeriksaan.
Yang terbaru adalah Gubernur Papua Lukas Enembe yang direncanakan akan diperiksa oleh tim penyidik KPK pada Senin (26/9/2022).
Tapi, Aloysius Renwari selaku kuasa hukum Lukas Enembe menyatakan bahwa kondisi kesehatan kliennya masih dalam perawatan sehingga tidak dapat memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.
Padahal, KPK telah mengirim surat panggilan kepada Lukas Enembe pada 7 September 2022, namun panggilan itu hanya dihadiri tim kuasa hukumnya.
Berikut deretan nama tersangka korupsi yang pernah menggunakan "jurus" mendadak sakit untuk mengindari KPK.
1. Surya Darmadi
Surya Darmadi diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi lahan sawit PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau pada Kamis (18/8/2022) oleh Kejaksaan Agung RI.
Namun, pemeriksaan dihentikan sementara karena Surya mengeluh sakit pada bagian dada dan langsung dilarikan ke ICU RSU Adhyaksa Kejaksaan, Jakarta Timur.
Kuasa hukum Surya Darmadi, Juniver Girsang menyebut kliennya meminta pemeriksaan tersebut dihentikan sementara. Dia berharap Surya Darmadi bisa segera pulih dan kembali melanjutkan pemeriksaan.
Akibat mengalami sakit dan harus menjalani perawatan, penyidik KPK batal memeriksa tersangka korupsi yang merugikan negara hingga 78 triliun rupiah itu.
2. Aa Umbara Sutisna
Mantan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna juga pernah mendadak sakit dan menghindari panggilan KPK.
KPK saat itu menetapkan Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus dugaan suap senilai suap Rp 1 miliar terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19.
Namun, ia mengaku sakit sehingga tak bisa memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.
Kepala Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Kabupaten Bandung Barat saat itu, Agus Ganjar menjelaskan bahwa Aa Umbara sakit dan melakukan medical checkup.
3. Setya Novanto
Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto pernah membangkang saat hendak diperiksa sebagai tersangka KPK pada 2014 terkait kasus korupsi mega proyek pengadaan KTP elektronik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Program MBG Guyur Rp1 Miliar Per SPPG Setiap Bulan
-
Bajaj Maxride Apresiasi Driver Terbaik di Yogyakarta, Ada Program Rental Gratis Ramadan
-
YOASOBI dan Ado Tampil di Lollapalooza 2026, J-Pop Mendunia
-
Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi
-
BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik
-
iPhone 19e Hadirkan Peningkatan, Layar 'Model Pro' di iPhone Murah Dapat Terwujud
-
Demi Pulang Kampung Saat Lebaran, Perantau Rela Berburu Mudik Gratis hingga Bawa Pulang Dagangan
-
Surat Terbuka dari Saya untuk Algoritma yang Merampas Kejujuran Penulis
-
Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar
-
61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker