poptren.suara.com - Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang beberapa hari lalu menjadi salah satu insiden terparah dalam sejarah sepak bola dunia.
Informasi terkait tragedi Kanjuruhan ini juga menyebar luas ke berbagai negara.
Salah satunya, Penggemar idol grup Bangtan Sonyeondan alias BTS di Indonesia, ARMY Indonesia menggelar penggalangan dana untuk korban kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Penggalangan dana tersebut dilakukan melalui platform kitabisa.com. Akun resmi BTS ARMY Indonesia awalnya membuat penggalangan dana dengan target 200 juta rupiah.
Ternyata penggalangan dana tersebut mendapatkan simpati dari banyak orang sehingga targetnya sudah melebihin 200 juta rupiah, kini total dana yang terkumpul kurang lebih sebanyak 446 juta rupiah.
“Hai ARMY! Hai #OrangBaik. Dunia sepak bola tengah berduka. Sebelumnya kami mengucapkan duka cita mendalam atas 182 korban meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan. Korban meninggal dunia di pertandingan Arema versus Persebaya pada Sabtu 1 Oktober 2022 tersebut tak sekadar angka, di dalamnya ada keluarga yang kehilangan pasangan dan buah hatinya,” tulis akun BTS ARMY Indonesia dalam keterangan di kolom donasi.
Para ARMY Indonesia menunjukan rasa empati dan solidaritasnya atas insiden tersebut. Tak hanya itu, Pihak ARMY Indonesia juga meminta masyarakat untuk mengirimkan doa bagi para korban yang telah meninggal dunia.
Bantuan tersebut akan langsung disalurkan kepada keluarga korban yang terdampak, dimana bantuan tersebut bisa digunakan sebagai modal usaha bagi keluarga yang kehilangan sosok tulang punggung keluarga dan juga santunan pendidikan bagi anak-anak yang ditinggalkan.
Baca Juga: Konser Justice World Tour-nya Justin Bieber di Jakarta Resmi Ditunda!
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang
-
Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus
-
Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
-
Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix