Poptren.suara.com - Kecerdasan emosional membuat kinerja seseorang di lingkungannya menjadi lebih baik, dan hal tersebut dimulai dari diri sendiri. Bisa dimulai dari membangun keperayaan diri, memiliki empati, optimis, keterampilan sosial atau pengendalian emosi. Apabila hal-hal tadi bisa dilakukan dengan baik dan tepat, akan mempercepat kesuksesan dalam segala bidang.
Dengan kata lain, kecerdasan emosional adalah dimana seseorang bisa mengidentifikasi dan mengelola emosi mereka dan menghadapi emosi orang lain. Karena dengan mampu memahami bagaimana emosi membentuk pikiran dan juga tindakan, sehingga memiliki kontrol lebih besar atas perilaku seseorang.
Merangkum dari berbagai sumber, ada beberapa cara yang dapat meningkatkan kecerdasan emosional, yaitu :
1. Berpikir positif
Punya pemikiran positif adalah hal yang penting untuk membangun rasa optimis dalam diri. Tidak ada salahnya 'menjauh' dari orang-orang yang negatif, atau banyak disebut "toxic people" karena akan membawa dampak yang berbeda di kehidupan yang dijalani.
2. Ubah sudut pandang
Saat sedang bergadapan dengan masalah atau situasi yang sulit untuk mengambil keputusan, cari orang lain dan bicaralah. Ajak untuk bertukar pikiran dan pelajari serta pahami pendapat dari sudut pandang mereka.
Cara ini bukan mencari mana benar, mana salah. Hanya sebagai alternatif untuk mengerti banyak hal dari sudut pandang orang lain.
3. Mendengarkan
Baca Juga: Kamu Generasi Sandwich? Ini 3 Tips Cerdas Mengatur Keuangan di Masa-Masa Sulit
Mendengarkan orang lain adalah salah satu bentuk empati dan simpati terhadap orang lain. Dengarkan orang lain dengan tulus. Mendengarkan tanpa mencela atau mencemooh, tidak skeptis serta tidak berprasangka buruk. Serap situasi yang mereka hadapi dan pertimbangkan perasaan mereka sebelum mengeluarkan reaksi apapun.
4. Mengamati perasaan
Kondisi hiruk pikuk saat ini mudah saja bagi setiap orang kehilangan kontrol emosi pada diri sendiri. Cara mensiasatinya adalah dengan sejenak menarik napas dalam, dan hembuskan perlahan, lalu amati, Emosi dan perasaan apa yang muncul. Perhatikan juga di mana emosi itu muncul. Apakah perasaan fisik pada tubuh dan seperti apa sensasinya.
Kecerdasan emosional bukanlah hal yang diajarkan atau diuji, namun adalah hal yang dapat dipelajari dan dapat mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Intip Tren Modest Wear yang Temani berbagai Momen Pengguna bersama Shopee Big Ramadan Sale
-
Rekor Sejarah! IEA Lepas 400 Juta Barel Minyak Akibat Krisis Selat Hormuz
-
Terbongkar Biang Kerok Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia
-
Menag: ASN Dilarang Menyalahgunakan Wewenang dan Fasilitas Jabatan untuk Kepentingan Pribadi
-
Harap Bersabar! Tol Bocimi Seksi 3 Batal Buka Jumat, Pekerja Masih Berjibaku "Cuci" Jalan
-
Reza Chandika Ajak Boikot Akun Fanbase Sheila Dara yang Cari Cuan dari Foto Terakhir Vidi Aldiano
-
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
-
Dari Orde Baru ke Reformasi: Kontroversi Barnas dalam Catatan Habibie
-
Membedah Ide di Balik Jersey Anyar Timnas Indonesia, Warisan Budaya Menyatu dengan Modernisasi
-
Khutbah Jumat Akhir Ramadan 13 Maret 2026, Cara Rasul Menghadapi Hari-Hari Terakhir Bulan Puasa