Poptren.suara.com - Ancaman krisis pangan akan berdampak pada inflasi, seperti yang dipantau oleh Badan Pangan Nasional. Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional atau NFA (National Food Agency), Bapanas akan tingkatkan mobilisasi pangan dari daerah surplus ke daerah defisit untuk menjaga stabilitas harga.
Arief : “Langkah ini menjadi salah satu prioritas yang akan terus digenjot volume dan intensitasnya,”. Selain itu, pihaknya perlu menguatkan cadangan pangan dan teknologi untuk memperpanjang masa simpan, contohnya penggunaan teknologi pendingin pada produk perdagingan.
Ada beberapa produk pangan yang berpotensi membantu mendongkrak inflasi, yakni :
1. Kedelai
Sejak tanggal 30 September 2022, kedelai alami kenaikkan mencapai Rp 13.000 per kg di tingkat produsen. Padahal sebelumnya harga kedelai masih berkisar Rp 11.000 per kg.
Hal ini terjadi karena suplai kedelai yang masih mengandalkan impor. Kelangkaan kapal kargo, kelangkaan kontainer di Amerika, juga jadi faktor penyebabnya. Ditambah kondisi geopolitik seperti perang dagang dan iklim yang menyebabkan gagal panen.
Pemerintah berupaya menekan kenaikkan harga kedelai dengan cara memberikan bantuan subsidi kepada perajin tahu dan tempe sebesar Rp 1.000 per kilogram. Namun ternyata hanya terserap 10-20% karena ada syarat Nomor Induk Berusaha yang harus dimiliki koperasi penerima subsidi.
2. Jagung
Sejak awal tahun 2022, jagung terus alami kenaikkan harga. Catatan pada Oktober 2022 harga jagung rata-rata capai US$ 686,81 per bushel, atau naik sebanyak 0,94 persen. Dibandingkan bulan sebelumnya, berada di harga US$ 680,44 per bushel.
Baca Juga: Ancaman Resesi Ekonomi, Kurangi Investasi Saham untuk Investor
Menjadi salah satu bahan baku pakan ternak dan kenaikkannya akan mendongkrak harga pakan ternak dan berdampak pada meningkatnya biaya produksi.
Di sisi lain, petani jagung tengah menghadapi permasalahan turunnya harga. Muchlisin, sebagai Ketua Kelompok Petani Jagung Sumbawa, mengeluh tentang harga jagung yang terus anjlok dalam sebulan ini. Harganya bahkan mencapai Rp 3.800 per kilogram.
Hal tersebut terjadi karena petani tidak memiliki teknologi pengeringan yang memadai.
3. Beras
Kenaikkan harga beras sudah terjadi sejak Agustus 2022, dengan harga rata-rata Rp 11.850 per kg. Artinya naik dari dibandingkan rata-rata bulan Juli seharga Rp 11.750 per kg. Sementara harga beras nasional September 2022 rata-rata mencapai Rp 12.050 per kg.
Hingga awal Oktober 2022, harga beras terus meningkat mencapai Rp 12.150 per kg.
Arief menyatakan, berdasarkan data Neraca Pangan Nasional, hingga Desember 2022 surplus beras diperkirakan mencapai 7,5 juta ton.
Bulog ditugaskan untuk menyerap beras petani sebesar 948 ribu ton untuk menjaga keamanan pangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba