Poptren.suara.com - Karena datanganya tiba-tiba, banyak yang menjadi korban ketika bencana alam terjadi. Andaikan bencana alam bisa diprediksi, manusia tentu bisa mempersiapkan diri untuk mencari tempat selamat. Salah satu bencana alam yang sulit diperkirakan adalah gempa bumi. Seringkali gempa bumi datang tanpa "permisi" dan membuat kepanikan dan ketakutan, terutama manusia yang berada di gedung tinggi.
Jika gempa bumi di diperkirakan, adakah tanda-tandanya ? Ternyata ada. Dikutip dari beberapa laman geofisika, gempa bumi memiliki tanda-tanda kedatangannya, diantaranya :
- bentuk awan yang tidak biasa
Lihatlah awan di langit. Jika bentuknya bagaikana angin puting beliung, tegak, menyerupai batang pohon, maka hati-hatilah. Awan dengan bentuk seperti yang disebutkan umumnya menjadi tanda gempa bumi akan datang. Awan tersebut muncul karena beberapa faktor, salah satunya adalah gelombang elektromagnetis, yang berasal dari pergeseran lempeng bumi.
Meskipun munculnya awan ini adalah karena angin, tapi tetap waspada ya.
- hewan yang gelisah
Jika punya hewan peliharaan di rumah, atau ada hewan di sekitar kita, perhatikan gerak geriknya. Hewan yang gelisah biasanya merasakan adanya gelombang elektromagnetik sebelum gempa terjadi, dan melarikan diri.
- alat elektronik
Beberapa alat elektronik mungkin mengalami gangguan tidk biasa sebelum gempa bumi terjadi. Contohnya lampu neon yang tiba-tba redup, atau televisi yang 'brebet' dan bergetar layarnya.
Baca Juga: Dibaca Setiap Hari, Ini 4 Doa Keselamatan Dunia Akhirat yang Bisa Diamalkan
- muncul cahaya
Cahaya yang dimaksud muncul sesekali saat akan terjadi gempa, dan kemunculannya hanya sekilas sehingga banyak yang tidak menyadarinya.
Menurut ahli, kilatan cahaya aneh itu disebabkan oleh sifat listrik batuan tertentu, seperti batuan basal dan gabbrol yang memiliki cacat kecil dalam kristal mereka. Muatan listrik di bebatuan tersebut mungkin dilepaskan dan menimbulkan cahaya aneh ketika gelombang seismik menyerang.
Friedemann Freund, seorang profesor fisika dari San Jose State University menuturkan ketika alam menekankan bebatuan tertentu dan muatan listrik diaktifkan, maka seolah-olah ada baterai di kerak bumi yang menyala.
Freund yang juga seorang peneliti senior di NASA Ames Research Center beranggapan kilatan cahaya sebelum gempa dijuluki petir gempa, yang memiliki bentuk dan warna berbeda ketika terbentuk.
- gempa kecil
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan