Poptren.suara.com - Mempercantik perkarangan rumah dengan tanaman hias memang diperbolehkan, apalagi tanaman hias memang cantik-cantik membuat mata terasa nyaman melihatnya. Tapi tahukah kamu bahwa tidak semua tanaman hias "aman" ? Karena beberapa tanaman hias justru "mengundang" ular untuk bersemayam.
Ular merupakan salah satu hewan buas yang berbahaya bagi manusia. Cenderung galak apabila merasa terusik. Kalau ular sudah masuk rumah, terciptalah kehebohan.
Beberapa laman tanaman dan tumbuhan memaparkan jenis-jenis tanaman hias yang sebaiknya tidak ada di perkarangan rumah, diantaranya :
1. Tanaman yang berbunga
Ular sangat tertarik dengan tanaman yang berbunga, contohnya melati. Saat mekar, melati mengeliarkan aroma wangi yang menenangkan. Bukan berarti ular menjadikan melati sebagai makanan, tentu tidak. Tapi rimbunnya tanaman melati membuat ular betah untuk bersarang dan menunggu mangsa datang.
Tanaman melati justru menjadi sumber makana untuk hewan lain, yang merupakan hewan-hewan yang bisa dimangsa ular.
Selain melati, ular juga 'betah' bersemayam di tanaman cendana. Cendana adalah tanaman herbal yang teduh dan sejuk. Tidak hanya itu, ular juga cukup sering ditemukan meringkuk di dekat tanaman wijaya kusuma, morning glory, dan juga rosemary.
2. Tanaman perdu
Tanaman perdu yang bersemak dan rimbun, apalagi yang tumbuhnya rendah, adalah sarang terbaik untuk ular. Agar ular tidak bersarang di tanaman perdu, pakaikanlah kawat di sekitar tamanan tersebut.
Baca Juga: Bisnis Tanaman Hias, Ini 5 Tips Agar Cuan Berlipat
3. Tanaman cedar atau aras
Tanaman cedar umumnya memiliki bentuk daun unik, ular menyukainya karena aroma daunnya. Tanaman ini berbentuk mirip seperti pohon cemara. Biasanya pohonnya tidak terlalu tinggi sehingga kerap ditanam di depan rumah.
4. Rumput tinggi
Rumput yang tinggi tau seperti rawa juga akan menarik perhatikan ular dan dapat menjadi tempat persembunyiannya. Maka dari itu, jangan lupa untuk memotong rumput dan pastikan tetap pendek.
Bisa juga menanam tanaman pengusir ular seperti bawang, serai, dan wormwood atau tumbuhan yang memiliki rasa pahit, sehingga ular tidak tertarik.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih
-
Sadisnya Mahasiswa UIN Suska Ingin Habisi Wanita Dicintai, Siapkan Kapak dan Parang
-
Sosok Hitam di Lantai 18
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya
-
5 Rekomendasi Motor Listrik Murah untuk Wanita, Mulai Rp3 Jutaan
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026: 9 Pilihan Mobil Nissan 60 Jutaan, Cocok Bawa Keluarga Besar ke Kampung
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Ilmuwan China Kembangkan Baterai Mobil Listrik dari Bahan Plastik Organik
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online