Poptren.suara.com – Akan menggelar pernikahannya di bulan Desember 2022, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono mendapatkan kabar yang kurang mengenakan.
Belakangan ini tersebar undangan pernikahan pasangan ini, namun diduga undangan tersebut palsu. Teman dari Erina Gudono dan Kaesang mendapatkan undangan palsu ini dalam bentuk digital.
Mendengar berita ini, Erina Gudono akhirnya angkat bicara. Dirinya mengungkapkan bahwa undangan yang beredar saat ini adalah palsu.
Erina Gudono tampak kesal dengan undangan dirinya dengan Kaesang yang sudah dipalsukan bahkan sudah tersebar ke sahabatnya.
Ia mengaku tak tahu jika teman dan rekan-rekannya tak mengatakan atau bertanya kepada dirinya.
"Kami dapat kabar bahwa beberapa teman dan rekan mendapat broadcast undangan digital. Saya dan @kaesangp tidak menerbitkan undangan digital bentuk apa pun," tulis Erina Gudono dalam Instastory miliknya, dikutip pada Minggu (27/11/2022).
"Jadi undangan digital yang beredar, salah satunya dari @jadinikah.co ini bukan undangan kami," tambahnya.
"Karena kami tidak membuat dan menyebar undangan digital, mohon untuk tidak mengisi data konfirmasi kehadiran pada undangan digital @jadinikah.co atau yg lainnya yg beredar," tulis Erina Gudono.
Lebih lanjut, Erina Gudono pun mengungkit masalah vendor. Ia meminta pihak vendor untuk tidak terpengaruh dengan isu tersebut dan bersikap dengan lebih bijak.
Baca Juga: Diminta Ucapkan Selamat, Jan Ethes Malah Bikin Kesel Kaesang : Udah Gitu Doang?
"Pada vendor undangan mohon lebih bijak lagi untuk tidak membuat simpang siur informasi karena informasi yg diberikan pun salah," pinta calon istri Kaesang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik