Poptren.suara.com - Jeruk adalah salah satu buah yang mudah dijumpai di Indonesia. Jeruk sendiri ada beragam macamnya. Ada jeruk Medan, Jeruk Pontianak, jeruk santang dan masih banyak lagi. Soal harga pun beragam, dari yang relatif terjangkau hingga yang harganya bikin mundur pelan-pelan. Soal rasa, ada yang manisnya luar biasa, ada pula yang kecutnya bikin sakit perut.
Sekilas tampilan jeruk yang manis dan kecut tidak ada bedanya. Namun jika dipandang secara detil, akan terlihat dan mudah ditebak mana yang manis, mana yang kecut. Tapi jangan kuatir, cara mudah membedakan jeruk manis dan kecut adalah dengan memegangnya. Buah jeruk manis identik dengan warnanya yang jingga segar. Tidak sepenuhnya salah, tapi ternyata ada ciri lain yang bisa dijadikan panduan untuk membedakan jeruk manis dan kecut.
Contohnya ketika memilih jeruk santang. Pilih jeruk yang ukuran kecil dan berstekstur empuk serta hindari memilih jeruk yang teksturnya keras. Kenapa ? Karena karena kalau keras, bulat dan masih kencang, artinya jeruk itu asam. Sebaliknya, jika dipegang teksturnya lebih lembek, maka jeruk tersebut lebih manis. Jika masih ragu, ada cara lain yang bisa digunakan untuk memilih jeruk, diantaranya :
- Lihat warna kulitnya
Kulit dan buah jeruk santang umumnya berwarna kuning atau jingga, yang tentunya akan menyulitkan pembeli. Maka dari itu pilih buah yang berwarna lebih pekat. Jika warnanya oranye cenderung ke merah, jeruk tersbut bagus dan manis. Artinya, pilihlah warna yang lebih pekat dan sedikit lebih tua dari warna kulit jeruk lainnnya. Karena jeruk dengan ciri tersebut dinilai lebih manis daripada jeruk yang lainnya.
- Perhatikan terktur kulitnya
Pilihlah jeruk santang yang kulitnya halus. Karena jeruk santang yang memiliki kulit halus sudah pasti lebih berkualitas dibandingkan dengan kulit buah yang keriput. Jeruk yang keriput meskipun sudah layu dan tidak mulus, belum tentu manis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Rugi Warga Akibat Blackout, Alat Elektronik Terbakar Gegara Voltase Naik-Turun
-
Mengapa PLN Masih Terapkan Pemadaman Listrik Bergilir di Aceh?
-
2 Pria Terciduk Ngeganja di Kafe Pekanbaru saat Pemadaman Listrik Total
-
Bobotoh Lumpuhkan Jalan Protokol Bandung Rayakan Persib Juara
-
6 Fakta Pesta Juara Maung Bandung di GBLA
-
Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut
-
GBLA Bergemuruh! Flare dan Kembang Api Bobotoh Warnai Pesta Juara Persib Bandung
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
Pembagian Daging Kurban yang Benar Berapa Kg? Ini Penjelasannya Sesuai Syariat Islam