/
Senin, 09 Januari 2023 | 15:37 WIB
Ilustrasi tahi lalat dekat mata dan alis. ((Shutterstock))

Poptren.suara.com – Coba cek di sekujur badan kamu, pasti ada tahi lalat di badan kamu meski kecil. Tahukah kamu bagaimana tahi lalat ada di badan?

Kita bahas dulu tentang tahi lalat ya. Tahi lalat adalah bintik kecil yang berwarna coklat agak gelap, dan berada di atas permukaan kulit.

Ternyata tahi lalat tak hanya berwarna coklat atau agak gelap, tapi juga ada yang berwarna sama dengan warna kulit.

Tahi lalat dalam dunia kedokteran memiliki nama vunes pigmentosus. Tahi lalat biasanya muncul saat kita beranjak dewasa ataupun baru lahir. Dan jumlahnya cukup beragam.

Binting berwarna gelap ini muncul karena pengelompokan sel-sel melanosit, sel penghasil zat warna kulit. Zat yang tak menyebar ini akan membentuk pigman untuk menutupi permukaan kulit.

Ada beberapa faktor penyebab seseorang memiliki banyak tahi lalat.

Faktor keturunan

Seseorang yang memiliki kulit terang cenderung memiliki tahi lalat lebih banyak dibandingkan orang berkulit gelap.

Faktor keturunan memiliki kontribusi besar pada perkembangan tahi lalat di lapisan kulit.

Baca Juga: Begini Cara Menghilangkan 'Kista Kecil' Pada Wajah Kamu!

Paparan sinar ultraviolet 

Biasanya orang yang tinggal di kawasan tropis memiliki tahi lalat. Karena kulit orang tropis sering kali terkena sinar UV.

Karena hal ini, sel melanosit memproduksi lebih banyak melanin (pigmen) dan menghasilkan warna coklat pada kulit.

Faktor Hormonal

Perubahan hormone pada tubuh bisa menjadi penyebab munculnya tahi lalat di kulit tangan atau dada.

Biasanya kondisi ini terjadi kepada perempuan, biasanya terjadi saat hamil atau menjelang menopause.

Tahi lalat umumnya tak berbahaya bagi manusia, hanya saja kondisi ini bisa mengurangi rasa percaya diri seseorang jika tempatnya tidak tepat (menurutnya).

Namun, tahi lalat juga ada yang berbahaya. Jika muncul tahi lalat seperti ini bisa menjadi tanda dari kanker kulit yang disebut melanoma.

Tahi lalat ini ternyata memiliki perbedaan dari tahi lalat yang tak berbahaya. Tahi lala melanoma biasanya berbentuk tak simetris, tepiannya juga agak kasar dan tak rata dan juga tahi lalat ini memiliki dua atau tiga warna.

Tak hanya itu saja, tahi lalat ini juga terasa gatal dan bisa mengeluarkan darah. 

Jika kamu memiliki kulit sensitive, sudah pernah mengidap melanoma, dan memiliki riwayat dengan keluarga yang memiliki melanoma. Sebaiknya kalian periksa kondisi kulit kalian ke dokter kulit, agar bisa diperiksa lebih lanjut.

Jika kamu merasa terganggu dengan tahi lalat, kamu bisa langsung mendatangi dokter agar untuk berkonsultasi cara menghilangkan tahi lalat pada kulit kamu.

Load More