Poptren.suara.com – Coba cek di sekujur badan kamu, pasti ada tahi lalat di badan kamu meski kecil. Tahukah kamu bagaimana tahi lalat ada di badan?
Kita bahas dulu tentang tahi lalat ya. Tahi lalat adalah bintik kecil yang berwarna coklat agak gelap, dan berada di atas permukaan kulit.
Ternyata tahi lalat tak hanya berwarna coklat atau agak gelap, tapi juga ada yang berwarna sama dengan warna kulit.
Tahi lalat dalam dunia kedokteran memiliki nama vunes pigmentosus. Tahi lalat biasanya muncul saat kita beranjak dewasa ataupun baru lahir. Dan jumlahnya cukup beragam.
Binting berwarna gelap ini muncul karena pengelompokan sel-sel melanosit, sel penghasil zat warna kulit. Zat yang tak menyebar ini akan membentuk pigman untuk menutupi permukaan kulit.
Ada beberapa faktor penyebab seseorang memiliki banyak tahi lalat.
Faktor keturunan
Seseorang yang memiliki kulit terang cenderung memiliki tahi lalat lebih banyak dibandingkan orang berkulit gelap.
Faktor keturunan memiliki kontribusi besar pada perkembangan tahi lalat di lapisan kulit.
Baca Juga: Begini Cara Menghilangkan 'Kista Kecil' Pada Wajah Kamu!
Paparan sinar ultraviolet
Biasanya orang yang tinggal di kawasan tropis memiliki tahi lalat. Karena kulit orang tropis sering kali terkena sinar UV.
Karena hal ini, sel melanosit memproduksi lebih banyak melanin (pigmen) dan menghasilkan warna coklat pada kulit.
Faktor Hormonal
Perubahan hormone pada tubuh bisa menjadi penyebab munculnya tahi lalat di kulit tangan atau dada.
Biasanya kondisi ini terjadi kepada perempuan, biasanya terjadi saat hamil atau menjelang menopause.
Tahi lalat umumnya tak berbahaya bagi manusia, hanya saja kondisi ini bisa mengurangi rasa percaya diri seseorang jika tempatnya tidak tepat (menurutnya).
Namun, tahi lalat juga ada yang berbahaya. Jika muncul tahi lalat seperti ini bisa menjadi tanda dari kanker kulit yang disebut melanoma.
Tahi lalat ini ternyata memiliki perbedaan dari tahi lalat yang tak berbahaya. Tahi lala melanoma biasanya berbentuk tak simetris, tepiannya juga agak kasar dan tak rata dan juga tahi lalat ini memiliki dua atau tiga warna.
Tak hanya itu saja, tahi lalat ini juga terasa gatal dan bisa mengeluarkan darah.
Jika kamu memiliki kulit sensitive, sudah pernah mengidap melanoma, dan memiliki riwayat dengan keluarga yang memiliki melanoma. Sebaiknya kalian periksa kondisi kulit kalian ke dokter kulit, agar bisa diperiksa lebih lanjut.
Jika kamu merasa terganggu dengan tahi lalat, kamu bisa langsung mendatangi dokter agar untuk berkonsultasi cara menghilangkan tahi lalat pada kulit kamu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah