Poptren.suara.com – Polisi Jambi sudah menetapkan NT sebagai tersangka dalam kasus pencabulan 17 bocah di Jambi.
Namun, setelah berhadapan dengan para penyidik, NT tak mau mengakui perbuatannya ia malah mengaku sebagai korban dalam kasus tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Dirreskrium Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudhistira. Dalam pemeriksaan NT, dirinya tak mengaku dengan tuduhan yang dilayangkan kepada dirinya.
Dalam pemeriksaan juga, dirinya sempat mengungkapkan bahwa dirinyalah korban sebenarnya dalam kasus ini.
Polisi sudah menetapkan status tersangka kepada NT, ia pun sudah berada di Rutan Polda Jambi sejak pemeriksaan pertamanya.
Sebelumnya, para orang tua korban mengatakan bahwa NT sering kali memaksa para anak-anaknya yang ada di rental Psnya untuk memuaskan nafsunya.
Namun, NT mengaku bahwa dirinyalah yang menjadi korban dan melaporkan para orang tua anak-anak yang main ke tempat PS miliknya.
NT mengatakan bahwa anak-anak tersebut sudah melakukan hal seperti meraba dan membekap dirinya.
"Namun setelah ditanya ke anaknya, itu (pengakuan pelaku) tidak ada," ujar salah seorang orang tua korban
Baca Juga: Diterjang Angin Kencang, Penerjun Payung TNI Terbawa Hingga Ciganjur
NT mengaku menjadi korban pemerkosaan dari 8 anak tersebut, akhirnya melaporkan balik mereka.
"Untuk perkara yang dilaporkan itu Pasal 285. Mengaku diperkosa oleh sejumlah anak," ujar Kanit PPA Satreskrim Polresta Jambi Ipda Chrisvani Saruksuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring