Poptren.suara.com - Tak ada yang tak mungkin, mungkin itu yang bisa tergambar dari cerita Reza Marwansyah, mantan ojol yang kini menjadi seorang instruktur atau mentor pada kategori bidang kecerdasan buatan (AI) di salah satu perusahaan ternama dunia, Amazon Web Service (AWS).
Dari prestasinya itu, bahkan ia mendapatkan apresiasi langsung dari salah seorang putra bangsa Indonesia di bidang teknologi, Dr.-Ing. H. Ilham Akbar Habibie, yang merupakan putera dari (alm) BJ Habibie.
"Bangga bisa langsung berhadapan dan mendapat penghargaan dari beliau. Dulu hanya bisa liat beliau di TV atau di koran. Gak nyangka bisa bertemu langsung," kenang Reza pada Poptren, Sabtu (18/2/2023).
Tantangan ekonomi
Semua dimulai ketika Reza yang memiliki tantangan ekonomi di keluarganya memutuskan untuk menjadi ojol. Maklum, ijazah SMA untuk saat itu menjadi tantangan tersendiri untuk mencari lapangan kerja.
Sebelum menjadi ojol, reza mengisahkan pernah menjadi pekerja serabutan, yang penting bisa membiayai diri sendiri dan tak merepotkan keluarga. Ia bercerita pernah bekerja di Fuji Film Matraman sebagai pramuniaga dan menjadi kurir.
Seiring berjalannya waktu, Reza memutuskan untuk melanjutkan kuliah--meski hanya Diploma--di salah satu kampus di Jakarta. Namun tantangan lainnya, uangnya harus didapat dari usahanya sendiri. Hingga pada akhirnya impian itu terwujud.
Meski begitu, ia belum tahu, ketika lulus kuliah nanti akan melanjutkan kemana dan menjadi apa. Sebuah pilihan yang sulit di tengah banyaknya pilihan SDM dunia kerja saat ini.
Menemukan mentor yang tepat
Tuhan memang tak tidur. Di tengah kegalauannya itu ia dipertemukan dengan Arief Rama Syarif, yang merupakan Dosennya di Universitas Bina sarana Informatika (UBSI).
Baca Juga: Canggih! Ini Teknologi Kamera 200MP Samsung Galaxy S23 Ultra 5G yang Gak Ada di Smartphone Lain
Arief Rama Syarif juga merupakan sosok di balik lembaga Yayasan Komunitas Open Source, sebuah lembaga yang membagikan ilmu IT secara gratis, yang berlokasi di Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi.
Reza sadar, untuk menjadi seorang yang memiliki ilmu IT yang mumpuni tentu tak sedikit uang yang harus dikeluarkan. Wajar saja, karena memang ilmu bidang IT dibutuhkan disemua aspek industri dan menjadi prospek yang bagus untuk sebuah karier.
Ditawarkan untuk belajar secara gratis di Yayasan Komunitas Open Source, tentu Reza tak menolak. Terlebih lagi saat belajar, pihak yayasan juga menyediakan konsumsi, WiFi untuk kebutuhan internet, dan tentunya peminjaman laptop bagi yang membutuhkan.
"Saya beruntung bisa bertemu Pak Arief. Dia selalu berpesan kepada saya, untuk merubah tantangan ekonomi, harus dimulai dari pendidikan, ketekunan, dan ibadah tepat waktu," ceritanya.
Sejak 2017 mendalami ilmu IT, data sains, dan cloud komputer, di yayasan, Reza merasa peluangnya untuk mendapatkan pekerjaan yang bisa mengangkat ekonomi keluarganya makin terbuka lebar.
Terlebih sejak ia belajar di yayasan, ia terhubung dengan orang-orang industri IT, sehingga ia bisa membangun lingkaran profesi menjadi lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Gempa Pacitan Robohkan Bangunan Tua hingga Timpa Kafe di Blitar, Ini Penjelasan BPBD
-
Purbaya Mau Ambil PNM, Bos Danantara: Hanya Omon-omon
-
Mengapa Banyak Orang Percaya Elite Global Adalah Reptil?
-
7 Fakta Kebakaran Dua Rumah di Pati, Ternyata Pelakunya Anak Korban
-
Radar Sosial yang Lumpuh: Mengapa Negara Gagal Membaca Isyarat Sunyi YBR?
-
Bukan Soal Talenta, John Herdman Temukan Kegagalan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert
-
Ingin Kuliah Rasa Luar Negeri di Unhas? Cek Cara Raih 'Golden Ticket' Kelas Internasional 2026
-
Harga Mobil Mazda Terbaru Februari 2026, CX-3 Mulai Berapa?
-
Ramadan 2026 di Arab Saudi Diperkirakan Lebih Sejuk dan Puasa Lebih Singkat
-
BPJS PBI Nonaktif, Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam: Mengapa?