Poptren.suara.com - Salah satu cara agar terhindar dari penyakit menular seksual dan risiko kehamilan yang tak diinginkan adalah dengan menggunakan alat kontrasepsi kondom. Namun sayangnya, masih banyak pasangan yang enggan menggunakannya.
Kesadaran untuk memakai kondom terbilang masih rendah. Hal ini terbukti lewat survei Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Hasil survei tersebut mencatat bahwa penggunaan kondom sebagai alat kontrasepsi pada pria di Indonesia per tahun 2021 baru mencapai 3,37% saja.
Banyak pria mencari alasan untuk tidak memakai kondom ketika akan bercinta dengan pasangannya. Berikut ini alasan pria enggan menggunakan kondom.
Terlalu yakin dirinya kebal penyakit
Seorang pria bisa saja terlalu percaya diri bahwa dia sangat sehat sehingga tak perlu menggunakan kondom. Ini bukan hal yang aneh. Namun, ini juga bukan suatu alasan untuk meremehkan penggunaan alat pengaman.
Menganggap kondom sebagai penghalang sensasi bercinta
Meluangkan sedikit waktu untuk memasang kondom tak akan mengganggu mood bercinta jika Anda berdua sudah dimabuk asmara.
Jika pasangan Anda peduli tentang kesehatan Anda berdua, maka dia akan melakukan apa saja untuk memastikan Anda dan dia melakukan sesi bercinta yang aman. Jika dia tak mempedulikan hal itu, sebaiknya pikir ulang sebelum menghabiskan waktu dengannya.
Tidak Sesuai dengan Ukuran Penis
Sebagian pria mengaku bahwa kondom yang ada di pasaran cenderung lebih besar daripada ukuran Mr. P mereka. Ini membuat kondom terasa longgar atau sempit saat digunakan. Panjang kondom akan berbeda-beda sesuai dengan ukurannya. Pada dasarnya, kebanyakan produk kondom memiliki ukuran yang lebih panjang daripada ukuran penis.
Baca Juga: Teman Baru Bersantai, Deretan Menu Ini Terinspirasi dari Warna-Warna Musim Semi di Jepang
Panjang penis pria saat ereksi rata-rata mencapai 14–15 sentimeter (cm), sedangkan panjang kondom biasanya lebih dari itu, yakni sekitar 17 cm.
Hal ini bertujuan memberikan ruang untuk menampung air mani. Ukuran yang tidak pas tentu akan meningkatkan risiko pasangan hamil meski Anda memakai kondom.
Kondom Penghalang antara Mr P dan Miss V
Alasan utama banyak pria tidak mau memakai kondom yaitu karena mereka tidak ingin kenikmatan selama sesi bercinta berkurang.
Sebagian besar pria menganggap kalau kondom hanya akan mengganggu saat berhubungan intim, sebab mereka merasa ada penghalang antara penis dengan Miss V.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring