Poptren.suara.com - Di akun media sosial TikTok ada yang membagikan video pemandangan siswa dan guru SMA di Kupang yang menerapkan kegiatan belajar-mengajar jam 5 pagi.
Dalam postingan akun TikTok @rihiga, memperlihatkan seorang guru perempuan yang sedang bedakan di ruang guru.
Kata Bu Guru tersebut, dirinya belum sempat sarapan dan berdandan di rumah karena masuk jam pertama.
"Masuk jam pertama, anak baru satu, Bu Gurunya belum sarapan, belum pakai bedak, satu menit lagi," tutur Bu Guru yang mengenakan seragam cokelat itu.
Dia menambahkan,"Meskipun anak-anak tidak ada, saya anggap mengajar dan masuk kelas. Perpustakaan juga sudah dibuka."
Indonesia lagi dihebohkan dengan kebijakan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat yang mewajibkan para siswa SMA 1 dan SMA 6 di Kupang masuk jam 5pagi.
Anak Sekolah Cukup Tidur 6 Jam
Alasan Viktor, anak sekolah harus dibiasakan bangun jam 4 pagi, dan mendisiplinkan anak sekolah tidur pada jam 10 malam
Menurut Viktor, anak sekolah cukup tidur 6 jam saja.
Baca Juga: SMA di Kupang Mulai Kegiatan Sekolah Pukul 05.30, Siswa Sulit Akses Transportasi Umum
Dengan bangun jam 4 pagi, maka diharapkan siswa lebih disiplin dan punya etos kerja.
Selain itu, kata Viktor, setelah lulus SMA diharapkan bisa menembus perguruan tinggi negeri (PTN) ternama atau sekolah kedinasan di Indonesia.
"Pertama SMA1, siap-siap anak-anak SMA 1 kalau tidak kuat tarik pulang sudah, karena ini jalan terus kecuali saya berhenti September nanti, pasti bisa dibatalkan," ucap Victor berbicara dalam video yang dibagikan di akun Instagram @viktorbungtilulaiskodat.
Berita Terkait
-
SMA di Kupang Mulai Kegiatan Sekolah Pukul 05.30, Siswa Sulit Akses Transportasi Umum
-
DPRD NTT Minta Aturan Sekolah Masuk Jam 5 Pagi Dicabut : Kasian Anak-anak
-
'Kondisi Masyarakat Belum Siap' Kebijakan Siswa SMA SMK NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi Dikritik
-
Jadi Orginal Soundtrack Film, Ini Bagian dari Lagu Gita Cinta yang Disukai Segara
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring