Poptren.suara.com - Masih manjadi stigma di masyarakat bahwa memiliki ukuran penis 'jumbo' bagi kalangan pria mampu meningkatkan vitalitas dan kenikmatan pasangannya. Karenanya, tak sedikit pria yang mengidamkan memiliki organ vital jumbo sebagai simbol keperkasaan.
Tapi apa iya? Alih-alih ingin 'si otong' berukuran jumbo malah terkadang jadi menciut karena beberapa faktor.
Nah, untuk memahami itu, bisa simak ulasan berikut biar gak salah kaprah.
Mengutip penjelasan dr. Silvia Utomo M.Sc dari channel youtube Dokter 24, Kamis (2/3/2023), bahwa banyak yang bertanya bagaimana membesarkan ukuran penis.
"Banyak yang bertanya bagaimana membesarkan ukuran penis. Sobat Sehat tau gak bahwa penis sulit membesar jika sudah mencapai ukuran maksimal. Tapi justru bisa mengecil loh," jelasnya.
"Saat tidak ereksi, biasanya ukuran penis berkisar antara 5-10 cm, tapi ada beberapa faktor yang mebuat ukuran penis mengecil," tambahnya.
Bahwa banyak ragam faktor yang membuat ukuran penis menjadi mengecil, alih-alih banyak pria menginginkan ukuran sebaliknya.
Hal pertama yangmembuat ukuran penis mengecil karena faktor penuaan. Seiring seseorang semakin tua, maka penis bisa mengecil karena penuaan. Hal itu diakibatkan kurangnya pasokan pembuluh darah dari jantung ke penis.
"Oleh karena itu ukuran penis bisa menjadi lebih kecil dibandingkan saat masih muda," jelasnya.
Baca Juga: Resesi Seks, Ini Alasan Warga Jepang Ogah Menikah
Yang kedua, kaena terlalu gemuk atau obesitas. Perut buncit dan erat badan berlebih, dapat membuat penis nampak mengecil.
"Penyebabnya karena penis tertutup oleh lemak perut, sehingga yang nampak hanya ujung penisnya saja."
Selanjutnya yang membuat penis mengecil adalah efek samping operasi prostat. Ukuran penis akan mengecil dari 2-7 cm akibat operasi ini.
"Meski belum diketahui penyebabnya, tapi hampir setiap pria yang melakukan operasi ini akan mengalami hal ini."
Kemudian adalah akibat efek samping obat-obatan. ada beberapa obat-obatan seperti obat pembesar prostat yang mengakibatkan ukuran penis mengacil.
Yang terakhir adalah akibat pembengkokan penis. Penis bengkok karena jaringan parut sehingga penis bisa mengecil secara ekstrem.
Nah, itulah penjelasan mengapa penis tiba-tiba menusut ukurannya seiring bertambahnya usia atau karena faktor lain yang secara tidak langsung kita ketahui. Jadi, yang punya mimpi 'si otong' menjadi besar, tentu harus mengonsultasikan kesehatannya pada dokter dan ahli andrologi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
-
Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban
-
Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR
Terkini
-
Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR
-
Kecewa Hasil Audiensi, Relawan Ojol Kapok Bantu Aksi AMPB
-
Sindrom Cowok Bingung: Antara Tuntutan Maskulinitas dan Pelarian dari Kedewasaan
-
Hati-Hati! 5 Kebiasaan Kecil ini Bisa Bikin Kamu Mengalami Brain Rot
-
Ternyata Residivis, Ini Sosok Pemasok Sabu Revaldo yang Diciduk Polisi di GBK
-
Gus Yahya Tegaskan NU Tak Bisa Jalan Sendiri, Harus Perkuat Kerja Sama dengan Pemerintah
-
Hormati sang Kakek, Ariel Tatum Ganti Nama Asli Menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini
-
Bukan Sekadar Ormas: Di Hadapan Prabowo-Gibran, Gus Yahya Tegaskan NU Penyangga Utama NKRI
-
Review Novel Evergreen: Menemukan Makna Hidup dan Memaafkan di Kedai Es Krim
-
HP Vivo RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 4 Pilihan dengan Kamera Super Jernih