Poptren.suara.com - Minyak goreng menjadi salah satu kebutuhan paling dicari karena fungsinya banyak dalam memasak. Selain untuk menggoreng, minyak goreng juga sering digunakan untuk menumis, membakar atau memanggang. Minyak goreng dapat digunakan tiga hingga empat kali masak, atau hingga warnanya tidak lagi bening.
Ketika warna minyak goreng mulai kecoklatan bahkan cenderung menghitam, itu artinya minyak tersebut sudah tidak layak lagi digunakan. Mengapa ? Karena kandungan nutris di dalamnya sudah hilang. Minyak goreng yang menghitam mau tidak mau harus dibuang. Sayang rasanya membuang minyak goreng yang cepat menghitam, mana harga minyak goreng sedang mahal.
Padahal jika tahu trik menggoreng dengan benar, minyak goreng akan selalu terjaga kebersihannya. Apabila ingin memanfaatkan minyak goreng untuk lebih dari sekali pakai, ada cara aman yang dapat dilakukan agar minyak goreng tetap jernih.
Seperti contohnya atur suhu api ketika memasak. Suhu api kompor yang terlalu besar membuat minyak goreng cepat panas. Suhu yang terlalu panas tersebut akan membuat inyak goreng berubah coklat, dan apabila digunakan terus menerus akan jadi hitam. Perlu diingat, minyak yang terlalu panas juga akan membuat makanan yang digoreng tidak matang merata, atau hanya bagian luarnya yang matang.
Pastikan atur api kompor menjadi sedang, dengan suhu ideal di 180 derajat Celcius. Bisa juga gunakan termometer dapur untuk mengetahui suhunya.
Tidak hanya itu, jangan lupa untuk mengangkat sisa makanan di minyak goreng. Mengapa ? Karena endapan sisa makanan dapat membuat kualitas minyak goreng menurun. Minyak goreng yang sudah berubah warna akan udah berbau jika banyak sisa makanan di dalamnya. Untuk itu, gunakan saringan besi yang tahan panas untuk menyaring minyak goreng dari sisa makanan yang tertinggal.
Bisa juga untuk pisahkan minyak sesuai jenis makanan. Pilih dan pilah minyak goreng bekas berdasarkan fungsinya. Contoh, minyak untuk menggoreng ikan dan ikan asin, minyak untuk menggoreng donat atau camilan manis, atau minyak untuk menumis. Selain itu, simpan minyak goreng dengan benar. Artinya, jangan simpan minyak goreng di tempat yang terpapar cahaya atau dekat dengan sumber panas.
Mengapa demikian ? Karena hal tersebut bisa merusak kualitas minyak dan membuat minyak goreng cepat menghitam. Maka dari itu, simpan minyak di wadah yang tertutup rapat dan di tempat yang gelap bila perlu. Sebagai informasi tambahan, menjernihkan minyak goreng bisa menggunakan secentontong nasi dan masukkan ke dalam minyak panas. Caranya, Tuangkan satu centong nasi panas ke dalam minyak goreng yang sudah digunakan, lalu biarkan kotoran yang mengendap menempel ke nasi.
Baca Juga: Cara Mudah Kurangi Produksi Minyak Berlebih pada Wajah, Ampuh !
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
John Herdman Puji Habis-habisan Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts and Nevis, John Herdman: Jangan Cepat Puas!
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah