/
Selasa, 07 Maret 2023 | 13:04 WIB
Yayasan Komunitas Open Source. (Istimewa)

Adalah Yayasan Komunitas Open Source yang telah berdiri selama 8 tahun (sejak 2015), yang rutin memberikan pembelajaran data sains secara gratis, baik melalui daring maupun luring.

Pembelajaran daring ilmu data dari Yayasan Komunitas Open Source biasanya dilakukan saban pekan dengan beberapa pengajar atau narasumber.

Arief Rama Syarif, sosok di balik gerakan belajar data sains secara gratis menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Yayasan komunitas Open Source adalah untuk menumbuhkan dan menggenjot komunitas- komunitas SDM berbasis data.

Ia juga menyebut bahwa dalam mempelajari ilmu data tak serumit yang dibayangkan. Hanya saja perlu konsistensi dan kemauan yang kuat.

"Gak perlu jadi ahli IT untuk belajar data sains. Banyak komponen penunjang yang bisa digunakan untuk belajar ilmu data, dimulai dari cara sederhana, melakukan uji coba, melakukan pendalaman, hingga pada ujungnya kita akan mendapatkan insight,'' bebernya pada Poptren beberapa waktu lalu.

Sosok yang merupakan dosen, praktisi data, dan narasumber di beberapa acara literasi data dan digital ini juga berharap bahwa talenta-talenta muda di Indonesia yang mahir mengolah data harus terus bertambah, seiring dengan kebutuhan industri.

Beberapa muridnya yang pernah ia tempa, kini sebagiannya telah menjalani tantangan dengan mengerjakan analisa data di industri logistik, lainnya menjadi mentor di salah satu jenama internasional, Amazon Web Service (AWS).

"Pintu yayasan akan selalu terbuka bagi mereka yang mau konsisten belajar. Gak perlu mikirin biaya dan fasilitas, karena kami sediakan semua. Yang penting cukup modal semangat belajar dan mau berbagi ilmu," pungkasnya.

Baca Juga: Mengenal Modus Kejahatan SIM Swap yang Bisa Menguras Data dan Isi Kantong Kamu

Load More