Poptren.suara.com - Limbah rambut mungkin tidak terdengar seperti hal yang serius, namun sebenarnya hal ini dapat menjadi masalah sampah yang cukup serius. Setiap hari, salon rambut dan tempat-tempat pemangkasan rambut menghasilkan ton-tong rambut yang tidak terpakai, yang kemudian akan dibuang ke tempat pembuangan sampah.
Sebagian besarnya, sampah-sampah itu dijadikan wig atau rambut palsu. Meski begitu, masalh sampah rambut tak selesai sampai di situ.
Berkaitan dengan itu, nyatanya bagi sebagian ilmuwan limbah rambut juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Rambut mengandung banyak unsur, seperti karbon dan nitrogen, yang dapat digunakan sebagai pupuk dan bahan bakar alternatif.
Selain itu, limbah rambut juga dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti isolasi suara, bantalan untuk perabotan, dan bahkan minyak pelumas.
Memang, selalu ada saja inovasi yang dilakukan manusia untuk menyelamatkan lingkungan dari sampah, atau setidaknya lebih mengupayakan lingkungan yang bersih di masa depan.
Seperti apa yang dilakukan oleh kelompok LSM di Belgia yang menggunakan limbah rambut manusia untuk menyerap polutan lingkungan.
Proyek inovasi daur ulang dari rambut manusia yang kemudian dijadikan kliping itu dipimpin oleh lembaga nirlaba Dung Dung, yang mengembangkan skema pemulihan limbah yang mendukung ekonomi sirkular.
Untuk proyek ini, kliping rambut manusia dikumpulkan dari penata rambut di seluruh negara, untuk kemudian dimasukkan ke dalam mesin yang mengubahnya menjadi kotak yang mirip keset.
Inovasi ini dipercaya mampu untuk menyerap minyak dan hidrokarbon lain yang mencemari lingkungan, utamanya terkait pencemaran air.
Baca Juga: Menjawab Misteri Lautan, 6 Ikan Bertampang Aneh Ini Membuat Heran dan Takjub Para Ilmuwan
Kliping rambut manusia itu juga dapat dibuat menjadi kantong bio-komposit untuk ditempatkan di dalam saluran air untuk menyerap polusi dalam air sebelum mencapai sungai.
Bahkan, kliping rambut tersebut juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah polusi akibat banjir serta diklaim cukup efisien untuk membersihkan tumpahan minyak. Sebagai gambaran, 1 kg rambut yang sudah dijadikan keset, dikatakan dapat menyerap 7-8 liter minyak dan hidrokarbon.
Proyek daur ulang limbah rambut manusia menjadi keset ini menguji sifat rambut yang kuat. Satu helai rambut dikatakan dapat menopang hingga 10 juta kali beratnya sendiri. Serta menyerap lemak dan hidrokarbon, larut dalam air, dan sangat elastis karena serat keratinnya.
Inovatif dalam mengatasi masalah
Meski banyak upaya yang dilakukan untuk mencegah polusi, baik di udara, darat, maupun di air, namun inovasi kliping rambut manusia disebut lebih alamiah, karena berasal dari alam dan tidak merusak lingkungan.
“Produk kami lebih etis karena diproduksi secara lokal… tidak diimpor dari sisi lain planet ini,” kata salah satu pendiri proyek, Patrick Janssen, menukil Euronews.
“Mereka dibuat di sini untuk menangani masalah lokal.”
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jeni Rahmadial Fitri Tersandung Kasus Hukum, Gelar Puteri Indonesia Riau 2024 Resmi Dicabut
-
Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram
-
Daftar 7 Program Studi Baru yang Akan Dibuka Unhas
-
Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, DPRD DKI Minta Transjakarta Wujudkan Zero Accident
-
Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak
-
Waspada Cuaca Ekstrem di Jateng Kamis Ini, Semarang Bakal Diguyur Hujan Sedang
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Pete Hegseth Dihabisi Kongres AS, Biaya Perang Iran Tembus Rp400 Triliun
-
IHSG Berbalik Arah, Dibuka Menguat Namun Langsung Merosot
-
London Mencekam, Warga Yahudi Jadi Korban Penusukan Brutal