Poptren.suara.com - dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS atau dikenal dokter Boyke mengungkapkan bahwa gaya hubungan seks sebagian besar orang Indonesia seperti ayam. Wah, apa maksudnya, ya?
Jadi gini, kata dokter Boyke, ayam itu kalau berhubungan seks inginnya cepat selesai tanpa melakukan pemanasan atau foreplay terlebih dahulu.
"Orang Indonesia itu kebanyakan ingin cepetnya aja, udah kaya ayam," tutur dokter Boyke berbicara di kanal Youtube Talkpod yang tayang pada 12 November 2020, seperti dilansir oleh Metro.
Hubungan seks dengan gaya mirip ayam itu membuat pasangan pria dan wanita pun akhirnya cepat mencapai klimaks.
Namun, gaya bercinta yang terlalu cepat ini justru menguntungkan perempuan karena bisa mengalami orgasme berkali-kali. Dengan syarat, stamina prianya masih bagus.
"Kalau udah orgasme, artinya kan dia sudah sampai puncak. Tapi, keunggulannya perempuan itu kan dia bisa orgasme berkali-kali. Jadi, memang musti dilama-lamain, kalau cuma sekali ngapain, padahal dia potensinya berkali-kali. Tapi asalkan stamina si cowoknya juga harus oke," jelas dokter Boyke.
Menurut dokter Boyke, pria Indonesia yang mengalami cepat orgasme biasanya kurang foreplay. Selain itu, pria kebanyakan tidak tahu letak titik rangsangan perempuan yang sensitif saat disentuh ketika melakukan foreplay.
"Pengetahuan si lakinya itu kurang banget. Misalnya, dia harusnya kecup kelopak mata, belakang telinga, cuping telinga, kemudian bibir, turun ke payudara dan seterusnya. Itu tidak dilakukan," kata dokter yang membintangi film 'Basahhh...,' 'Drop Out', dan 'Honeymoon' ini.
Dokter Boyke lalu mencontohkan foreplay dengan gerakan tertentu, seperti joget striptis sambil melepas pakaian secara perlahan satu per satu sehingga bisa membangkitkan rangsangan ketika berhubungan seks.
Baca Juga: Dokter Boyke Sarankan Berhubungan Seks di Dapur
"Apalagi kalau jogetnya itu kayak striptis. Satu demi satu dilepas. Itu bisa meningkatkan gairah," ungkapnya.
Tak cuma itu, seksolog berusia 65 tahun itu memberikan saran agar pasangan bisa mempertahankan bentuk tubuh idealnya karena hal itu bisa membantu merangsang libido.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring