Poptren.suara.com - Bagi kamu pengguna aplikasi chatting WhatsApp (WA), tentu tak asing dengan logo kecil berbentuk jam di tampilan foto profil seseorang yang masuk dalam list percakapan kamu. Ternyata logo tersebut menunjukkan bahwa seseorang tengah menggunakan fitur terbaru dari WA yang dapat menyembunyikan pesan atau percakapan.
Fitur bernama Disappearing Messages itu ternyata dicurigai oleh banyak orang sebagai salah satu fitur yang dapat digunakan untuk selingkuh. Tujuan penggunaan fitur ini jelas, agar tak diketahui pasangan.
Melalui fitur ini, kamu dapat menghapus pesan terkirim secara otomatis sehingga dapat menghilangkan 'jejak' perselingkuhan dalam percakapan. Pendek kata, semua chat yang dikirim akan menghilang sesuai dengan durasi yang telah dipilih.
Belakangan, WA juga menambah dua durasi untuk pesan menghilang. Saat ini ada 24 jam dan 90 hari, selain opsi 7 hari yang sudah ada sebelumnya, baik untuk pesan pribadi (japri) atau grup (WAG).
"Pengguna Whatsapp akan punya opsi mengaktifkan disappearing messages secara default untuk semua chat. Saat mengaktifkannya, seluruh chat Anda atau orang lain akan diatur untuk menghilang selama durasi yang dipilih," tulis Whatsapp, Minggu (26/3/2023).
"Dan kami telah menambahkan opsi baru saat membuat chat group yang memungkinkan Anda mengaktifkannya untuk grup yang dibuat. Fitur ini dibuat opsional dan tidak mengubah atau menghapus chat yang sudah ada."
Namun, WA memastikan saat fitur itu aktif maka akan ada notifikasi di chat, sehingga lawan bicara mengetahuinya.
"Ini memperjelas jika bukan masalah pribadi, ini adalah pilihan yang dibuat mengenai cara Anda ingin berkomunikasi dengan semua orang di Whatsapp ke depan," tulis keterangan resmi perusahaan.
Untuk mengaktifkan 'Disappearing Messages', caranya cukup mudah. Kamu tinggal membuka Pengaturan/Setelah WhatsApp > klik Akun > Privasi > Timer pesan default, terakhir pilih durasi. Jika opsi tidak ada, maka update WA kamu.
Baca Juga: Waduh, Indonesia Menduduki Peringkat Kedua di Asia Tukang Selingkuh Terbanyak
"Kami percaya disappearing messages dengan end-to-end encryption adalah dua fitur yang mendefinisikan arti menjadi layanan pesan pribadi hari ini, dan membawa kami lebih dekat ke perasaan percakapan antar pribadi," tutup keteragan resmi Whatsapp.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Tak Cukup Kreatif, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sejumlah Titik di Sleman
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Putuskan Cerai, Clara Shinta Heran Suami Malah VCS saat Ekonomi Lagi Susah
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen
-
Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian
-
Kapolda Riau Rotasi Massal Polsek Panipahan Imbas Rusuh Isu Sarang Narkoba