- Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial AA atas penjualan obat keras ilegal di Jagakarsa, Jakarta Selatan.
- Penggerebekan pada Rabu (20/5) malam berhasil menyita ribuan butir obat daftar G tanpa izin edar dari kios.
- Tersangka kini diamankan pihak kepolisian untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut terkait praktik transaksi obat terlarang tersebut.
Suara.com - Sebuah kios berwarna hijau di Jalan Joe, Jagakarsa, Jakarta Selatan, sekilas tampak seperti warung sembako biasa. Namun, di balik tumpukan barang dagangan, tersimpan ribuan butir obat-obatan berbahaya yang dijual secara ilegal.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktik culas ini pada Rabu (20/5) malam sekitar pukul 20.50 WIB.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial AA (29).
Kanit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Denny Simanjuntak, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini bermula dari keresahan warga sekitar yang mencurigai aktivitas di kios tersebut.
Warga menduga kuat bahwa warung sembako itu hanyalah tameng untuk transaksi obat terlarang.
"Mengamankan seorang pria berinisial AA (29) di sebuah toko di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan," ujar Denny dalam keterangannya, Sabtu (24/5/2026).
Ribuan Butir Obat Daftar G Disita
Setelah melakukan penyelidikan mendalam, tim Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya langsung bergerak melakukan penggeledahan.
Hasilnya mengejutkan, petugas menemukan ribuan butir obat keras daftar G tanpa izin edar yang disembunyikan dengan rapi.
Baca Juga: Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas
"Saat dilakukan penggerebekan yang disaksikan oleh petugas keamanan setempat, polisi menemukan ratusan butir obat keras berbagai jenis yang disembunyikan di dalam kios," lanjut Denny.
Dari tangan tersangka AA, polisi menyita daftar barang bukti yang cukup mencengangkan, di antaranya:
- 600 butir Eximer
- 40 butir Tramadol
- 40 butir Alprazolam 1 mg
- 762 butir pil putih tanpa identitas
Tak hanya obat-obatan, polisi juga mengamankan perlengkapan pendukung transaksi ilegal tersebut.
"Selain obat-obatan daftar G tersebut, juga menyita satu pak plastik klip kosong, satu unit telepon genggam yang digunakan untuk bertransaksi, serta uang tunai sebesar Rp450.000 yang diduga kuat merupakan uang hasil penjualan obat ilegal," kata dia.
Berantas Sampai Akar
Saat ini, tersangka AA beserta seluruh barang bukti telah digelandang ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk penyidikan lebih lanjut dan pengembangan kasus.
Menanggapi keberhasilan ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa peran aktif masyarakat adalah kunci utama dalam memerangi peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang.
"Sekecil apapun informasi dari masyarakat, sangat berguna bagi kepolisian, dimulai dari lingkungan terdekat dan sekitar untuk kita sama-sama peduli," tutur Budi.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan melalui Call Center Polri 110 yang bersiaga selama 24 jam. (Antara)
Berita Terkait
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
-
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
-
Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu
-
Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut
-
Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!
-
Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta
-
Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO
-
Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia
-
Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya
-
Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?