Poptren.suara.com - Sosok Dalai Lama belakangan ini menjadi viral di media sosial lantaran beredarnya sebuah potongan video yang memperlihatkan Dalai Lama meminta bocah laki-laki menghisap lidahnya. Aksinya tersebut dinilai warganet sesuatu yang tidak wajar bahkan dianggap menjijikkan.
Usai video tersebut menuai hujatan, Dalai Lama pun meminta maaf atas kejadian itu. "Yang Mulia ingin menyampaikan permintaan maaf ke bocah laki-laki itu dan keluarganya, dan banyak temannya di seluruh dunia, atas luka yang disebabkan ucapannya," demikian pernyataan Dalai Lama di situs resminya.
"Yang Mulia sering menggoda orang yang dia temui dengan cara yang polos dan lucu, bahkan di depan umum dan di depan kamera, Dia menyesali kejadian itu." lanjutnya.
Lalu siapakah sebenarnya Dalai Lama yang tengah jadi buah bibir di masyarakat ini ?
Dalai Lama merupakan pemimpin spiritual agama Buddha yang berasal dari Tibet. Dalai lama yang saat ini adalah Dalai Lama ke-14, yang bernama Tenzin Gyatso.
Ia lahir pada 6 Juli 1935, dari keluarga petani, di sebuah dusun kecil di Takser, Amdo, timur laut Tibet. Dirinya merupakan anak kelima dari sembilan bersaudara.
Di usia 2 tahun, Tenzin Gyatso secara resmi diakui sebagai reinkarnasi dari Dalai Lama ke-13. Dalai Lama ke-14 ini diyakini sebagai manifestasi dari Awalokiteshwara atau Chenrezig, Bodhisattva welas asih, dan santo pelindung Tibet.
Bodhisattva adalah makhluk tercerahkan yang diilhami untuk mencapai Kebuddhaan demi kepentingan semua makhluk. Dalai Lama ke-14 memulai pendidikan monastiknya saat baru berusia enam tahun.
Dalai Lama mengikuti ujian terakhirnya di Kuil Jokhang Lhasa, selama Festival Doa Besar tahunan (Monlam Chenmo) pada 1959, pada saat berusia 23 tahun. Dia lulus dengan pujian dan dianugerahi gelar Geshe Lharampa, setara dengan gelar doktor tertinggi dalam filsafat Buddhis.
Dalai Lama ke-14 pernah bertemu dengan Paus Yohanes Paulus II sebanyak 9 kali di Vatikan dan juga bertemu Bunda Teresa di India. Ia merupakan Dalai Lama pertama yang mengunjungi dunia Barat. Dalai Lama ke-14 pernah menerima Penghargaan Perdamaian Nobel pada tahun 1989.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan