News / Nasional
Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. [Suara.com/Tsabita Aulia]
Baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung meresmikan uji coba Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jalan Rasuna Said pada 10 Mei 2026.
  • Kegiatan ini bertujuan menunjukkan transformasi kawasan dari proyek monorel mangkrak menjadi ruang publik yang lebih fungsional.
  • Pemerintah akan menetapkan kegiatan tersebut secara rutin dan permanen mulai tanggal 1 Juni setelah melihat antusiasme publik.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan pelaksanaan uji coba Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (10/5/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkenalkan wajah baru Ibu Kota yang tengah berbenah.

Pramono menjelaskan bahwa pemilihan Jalan Rasuna Said sebagai lokasi baru CFD bertujuan untuk menunjukkan transformasi kawasan tersebut.

Kawasan yang selama bertahun-tahun dipenuhi ratusan tiang monorel mangkrak, kini telah bersih dan berubah menjadi ruang publik yang fungsional.

"Kenapa diadakan di Jalan Rasuna Said ini? Kami ingin memperlihatkan kepada publik bahwa Jakarta sedang berbenah," ujar Pramono di sela-sela kegiatannya meninjau lokasi, Minggu pagi.

Ribuan warga saat memadati kawasan jalan Rasuna Said pada CFD di Jakarta, Minggu (10/5/2026). ANTARA/Khaerul Izan

Meskipun pembangunan infrastruktur di sepanjang jalur Kuningan masih dalam tahap penyempurnaan, antusiasme warga terlihat sangat meluap di hari pertama pembukaan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ribuan warga memadati ruas jalan tersebut sejak pukul 06.00 WIB untuk melakukan berbagai aktivitas olahraga seperti bersepeda, joging, hingga berjalan santai bersama keluarga.

Melihat respons positif tersebut, Pramono memastikan bahwa kegiatan HBKB di Rasuna Said akan segera ditetapkan secara permanen. Ia memproyeksikan kegiatan ini akan berjalan secara efektif dan rutin mulai awal bulan depan.

"Nantinya secara efektif akan kami lakukan per 1 Juni. Kenapa ini diadakan? Karena memang permintaan publik yang luar biasa dan tadi saya juga surprise dan kaget," ungkapnya.

Kehadiran CFD di jantung kawasan bisnis Jakarta Selatan ini juga disambut baik oleh masyarakat yang merindukan alternatif lokasi olahraga selain kawasan Bundaran HI.

Laila, salah satu warga di lokasi, mengaku sengaja datang bersama keluarga karena penasaran dengan suasana baru di Kuningan.

"Saya ingin merasakan keseruan CFD selain di kawasan Bundaran HI. Apalagi di sini baru saja dibuka," tutur Laila.

Pramono berharap dengan dirobohkannya tiang-tiang monorel yang sempat menjadi "monumen" proyek mangkrak tersebut, Jalan Rasuna Said dapat kembali menjadi ikon kebanggaan baru yang lebih ramah bagi pejalan kaki dan pesepeda di Jakarta. (Antara)

Load More