/
Jum'at, 14 April 2023 | 23:08 WIB
Hyundai IONIQ 5 (Tomy Tresnady)

Poptren.suara.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah mengumumkan untuk meningkatkan pasokan IONIQ 5 menjadi hingga 1.000 unit per bulan sehingga konsumen bisa mendapatkan produk dengan waktu tunggu atau inden yang lebih singkat.

Peningkatan pasokan IONIQ 5 menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kebijakan pemerintah mengenai insentif pajak untuk kendaraan listrik, di mana konsumen bisa mendapatkan insentif potongan harga hingga 60–70 jutaan rupiah untuk IONIQ 5.

HMID terus meningkatkan penyediaan produk untuk memenuhi permintaan dan layanan untuk memberikan pengalaman worry-free bagi pelanggan kendaraan listrik, termasuk rencana ekspansi jaringan Charging Station di Indonesia.

Woojune Cha, President Director PT Hyundai Motors Indonesia, mengatakan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, IONIQ 5 terus menjadi model kendaraan Hyundai yang mendapat animo tinggi dari konsumen.

"Maka dari itu, untuk menjawab permintaan pasar dengan lebih baik, HMID akan menyuplai lebih banyak unit IONIQ 5 yang telah menjadi salah satu kendaraan listrik paling populer di Indonesia saat ini," tutur Woojune Cha menyampaikan kepada Poptren.

Peningkatan pasokan IONIQ 5 juga menjadi bagian dari kesiapan perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah mengenai pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk kendaraan listrik.

Adapun HMID berkomitmen untuk mendukung skema insentif pajak dari pemerintah, di mana konsumen akan mendapat keringanan PPN dari yang sebelumnya 11 persen menjadi 1 persen.

Hyundai IONIQ 5 (sumber: Tomy Tresnady)

Hyundai IONIQ 5 Dapat Insentif

Dalam hal ini, konsumen bisa mendapatkan insentif sebesar 60–70 jutaan rupiah di setiap pembelian IONIQ 5 tergantung dari varian yang dipilih.

Baca Juga: Jejak Digital Curhat Devano Danendra soal Sang Ibu: Iis Dahlia Itu...

Saat ini, HMID telah memberikan arahan kepada seluruh perwakilan dealer Hyundai agar dapat menerapkan pemberlakuan insentif secara tepat dan menyeluruh di berbagai daerah di Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk memastikan konsumen bisa menikmati manfaat dari implementasi insentif pajak yang berlaku secara utuh.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah yang terus berupaya memajukan ekosistem kendaraan listrik/electric vehicle(EV) secara berkelanjutan. Dengan kesamaan visi pemerintah dan Hyundai dalam mendorong era elektrifikasi di industri otomotif Indonesia, Hyundai siap mendukung implementasi kebijakan insentif pajak yang diharapkan dapat menciptakan dampak positif luas terhadap kemajuan industri, termasuk memberikan nilai tambah bagi konsumen. Hal ini juga sejalan dengan komitmen kami untuk terus memberikan solusi mobilitas terbarukan bagi konsumen melalui ekosistem EV Hyundai yang andal,” kata Cha menambahkan.

Saat ini, Hyundai memproduksi kendaraan listrik IONIQ 5 secara lokal di pabrik Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di CIkarang, Jawa Barat. Hyundai juga akan menghadirkan pabrik battery celldan battery pack di Tanah Air, di mana kedua pabrik tersebut direncanakan untuk mulai beroperasi pada 2024 mendatang.

HMID juga memberikan garansi dasar 3 tahun atau hingga mencapai 100.000 km dan garansi baterai selama 8 tahun atau hingga mencapai 160.000 km. Jaringan bengkel Hyundai pun didukung dengan teknisi tersertifikasi dan perangkat khusus untuk penanganan kendaraan listrik demi memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan.

Load More