/
Selasa, 25 April 2023 | 08:13 WIB
Ilustrasi Makanan (Pixabay)

Poptren.suara.com - Kolesterol tinggi bisa menjadi masalah kesehatan yang serius. Hal tersebut biasanya meningkat setelah lebaran

Saat ramadhan seorang muslim memiliki pola makan diatur, namun setelah itu banyak mengonsumsi apa saja karena lapar mata. Padahal bisa meningkatkan kolesterol dalam tubuh.

Kolesterol merupakan zat lemak yang ditemukan di dalam tubuh manusia dan hewan. Zat ini dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat sel dan hormon, tetapi kadar kolesterol yang terlalu tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti penyakit jantung dan stroke.

Kolesterol terbagi menjadi dua jenis, yaitu kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) atau yang dikenal sebagai "kolesterol baik" dan kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) atau yang dikenal sebagai "kolesterol jahat".

Kolesterol HDL membantu mengangkut kolesterol dari tubuh ke hati untuk dikeluarkan, sementara kolesterol LDL dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan membentuk plak yang menghambat aliran darah. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kadar kolesterol agar tetap seimbang dan sehat.

Menurut jurnal ilmiah yang berjudul The Role of Genetics and Lifestyle Factors in High Cholesterol: A Review of Current Evidence" (Journal of Lipid Research, 2017). Faktor genetik dapat mempengaruhi kadar kolesterol seseorang. 

Selain itu, gaya hidup seperti pola makan yang tidak sehat, kurangnya olahraga, dan kelebihan berat badan juga dapat menyebabkan kolesterol tinggi.

Untuk itu, redaksi poptren.suara.com sudah merangkum dari berbagai sumber beberapa cara yang disarankan oleh dokter untuk mengatasi kolesterol tinggi setelah liburan Lebaran, sebagai berikut:

Makan dengan bijak. Hindari makanan yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol, seperti makanan berlemak seperti daging merah, kulit ayam, gorengan, makanan cepat saji, kue-kuean dan minuman bersoda.

Baca Juga: Prediksi Jadwal Puncak Arus Balik 2023 Gelombang Pertama dan Kedua

Konsumsi makanan sehat. Konsumsi makanan yang rendah kolesterol dan mengandung serat tinggi seperti buah, sayur dan biji-bijian seperti kacang-kacangan.

Olahraga secara teratur. Rutin melakukan olahraga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Periksa kadar kolesterol. Selalu periksa kadar kolesterol Anda secara teratur untuk memastikan bahwa Anda berada dalam rentang normal. Jika ditemukan kadar kolesterol yang tinggi, dokter dapat memberikan rekomendasi pengobatan yang sesuai.

Konsumsi obat kolesterol. Dalam beberapa kasus, dokter dapat meresepkan obat untuk menurunkan kadar kolesterol. Pastikan untuk mengikuti dosis dan instruksi penggunaan yang diberikan oleh dokter.

Hindari stres. Stres dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan, termasuk kadar kolesterol. Usahakan menghindari stres dan menjaga pola hidup sehat untuk mencegah peningkatan kadar kolesterol.

Ingatlah bahwa mengelola kolesterol adalah proses yang membutuhkan komitmen jangka panjang dan perubahan gaya hidup. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat dan aman bagi kesehatan Anda.

Load More