Poptren.suara.com - Kolesterol tinggi bisa menjadi masalah kesehatan yang serius. Hal tersebut biasanya meningkat setelah lebaran.
Saat ramadhan seorang muslim memiliki pola makan diatur, namun setelah itu banyak mengonsumsi apa saja karena lapar mata. Padahal bisa meningkatkan kolesterol dalam tubuh.
Kolesterol merupakan zat lemak yang ditemukan di dalam tubuh manusia dan hewan. Zat ini dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat sel dan hormon, tetapi kadar kolesterol yang terlalu tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti penyakit jantung dan stroke.
Kolesterol terbagi menjadi dua jenis, yaitu kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) atau yang dikenal sebagai "kolesterol baik" dan kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) atau yang dikenal sebagai "kolesterol jahat".
Kolesterol HDL membantu mengangkut kolesterol dari tubuh ke hati untuk dikeluarkan, sementara kolesterol LDL dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan membentuk plak yang menghambat aliran darah. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kadar kolesterol agar tetap seimbang dan sehat.
Menurut jurnal ilmiah yang berjudul The Role of Genetics and Lifestyle Factors in High Cholesterol: A Review of Current Evidence" (Journal of Lipid Research, 2017). Faktor genetik dapat mempengaruhi kadar kolesterol seseorang.
Selain itu, gaya hidup seperti pola makan yang tidak sehat, kurangnya olahraga, dan kelebihan berat badan juga dapat menyebabkan kolesterol tinggi.
Untuk itu, redaksi poptren.suara.com sudah merangkum dari berbagai sumber beberapa cara yang disarankan oleh dokter untuk mengatasi kolesterol tinggi setelah liburan Lebaran, sebagai berikut:
Makan dengan bijak. Hindari makanan yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol, seperti makanan berlemak seperti daging merah, kulit ayam, gorengan, makanan cepat saji, kue-kuean dan minuman bersoda.
Baca Juga: Prediksi Jadwal Puncak Arus Balik 2023 Gelombang Pertama dan Kedua
Konsumsi makanan sehat. Konsumsi makanan yang rendah kolesterol dan mengandung serat tinggi seperti buah, sayur dan biji-bijian seperti kacang-kacangan.
Olahraga secara teratur. Rutin melakukan olahraga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Periksa kadar kolesterol. Selalu periksa kadar kolesterol Anda secara teratur untuk memastikan bahwa Anda berada dalam rentang normal. Jika ditemukan kadar kolesterol yang tinggi, dokter dapat memberikan rekomendasi pengobatan yang sesuai.
Konsumsi obat kolesterol. Dalam beberapa kasus, dokter dapat meresepkan obat untuk menurunkan kadar kolesterol. Pastikan untuk mengikuti dosis dan instruksi penggunaan yang diberikan oleh dokter.
Hindari stres. Stres dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan, termasuk kadar kolesterol. Usahakan menghindari stres dan menjaga pola hidup sehat untuk mencegah peningkatan kadar kolesterol.
Ingatlah bahwa mengelola kolesterol adalah proses yang membutuhkan komitmen jangka panjang dan perubahan gaya hidup. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat dan aman bagi kesehatan Anda.
Berita Terkait
-
Prediksi Jadwal Puncak Arus Balik 2023 Gelombang Pertama dan Kedua
-
5 Hal yang Harus Dipersiapkan sebelum Kembali Bekerja setelah Libur Lebaran
-
6 Tempat Wisata Gratis di Jakarta untuk Libur Lebaran 2023
-
Suguhkan Pemandangan Alam yang Menawan, Objek wisata di Aruk Sambas Jadi Buruan Wisatawan saat Liburan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Jembatan PonorogoTrenggalek Putus, Warga Terpaksa Menyeberang dengan Gantung Darurat
-
Tarif Pokok PKB Jateng 2026 Tetap Sama, Budayawan Budianto Hadinegoro: Isu Hoax!
-
CEK FAKTA: Megawati Jadi Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Benarkah?