Poptren.suara.com - Junior Chamber International (JCI) Batavia dan JCI Tokyo menggelar Business Matching , di Tokyo, Jepang, Awal Mei 2023, yang dihadiri langsung oleh Athika Batangtaris selaku Immediate Past President and Chairlady JCI Batavia.
Kegiatan ini diadakan untuk berkolaborasi terkait program pemberdayaan bagi para pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tokyo. Selama pandemi Covid-19 UMKM di Jepang khususnya Tokyo yang mengalami banyak tantangan dan terkena dampak ekonomi yang signifikan, banyak bisnis kecil yang mengalami penurunan pendapatan karena berkurangnya permintaan dan kegiatan ekonomi yang terbatas.
Menurut Athika, kolaborasi ini digelar untuk mengeksplorasi peluang bisnis potensial yang dapat dilakukan oleh Jakarta dan Tokyo juga antara Pemerintah Indonesia dan Jepang.
“Saya memahami bahwa JCI Tokyo telah memulai upaya untuk membantu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Tokyo selama pandemi. Bagi Indonesia, sektor UMKM juga sangat penting karena menjadi tulang punggung ekonomi negara, untuk itu saya membawa bisnis UMKM di berbagai sektor di Indonesia, termasuk ekonomi digital dan berkelanjutan yang dapat menjadi percontohan” ujar Athika.
Presiden JCI Batavia ini juga melihat pentingnya mendirikan platform gabungan untuk kerjasama bisnis kedepannya sebagai tindak lanjut yang konkret dari acara business matching ini.
“Saya berharap kedua negara dapat saling mempromosikan hubungan perdagangan dan investasi yang lebih besar antara para pemangku kepentingan dari kedua negara kita. Semoga acara ini juga dapat menjadi patokan dan contoh yang baik dan bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara”. Tegas Athika.
Athika juga turut mengundang Arief Abdurrahman Atase Perdagangan KBRI Jepang, Asosiasi Pengusaha Indonesia Jepang, serta Mayor of Chuo ward Tokyo Taito Yamamoto and chairman JCI Tokyo.
Dengan digelarnya kolaborasi ini diharapkan UMKM dapat memanfaatkan ajang ini sebagai peluang untuk memperkuat dan memulihkan bisnisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu