- CEO Danantara Rosan Roeslani mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan kerja ke Paris, Prancis, pada awal Juni 2026.
- Rosan bertemu pimpinan perusahaan global Amundi, Eramet, dan JCDecaux untuk membahas peluang investasi serta pengembangan industri di Indonesia.
- Pertemuan strategis tersebut bertujuan memperkuat kemitraan global melalui pengelolaan aset, hilirisasi industri, serta inovasi infrastruktur perkotaan masa depan.
Suara.com - CEO Danantara, Rosan Roeslani mengikuti rombongan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan kunjungan kerja ke Prancis. Dalam kesempatan itu, Rosan berkesempatan untuk bertemu dengan para bos-bos perusahaan terkemuka di Prancis.
Mengutip akun instagram resminya @rosanroeslani, Selasa (2/6/2026), setidaknya ada tiga perusahaan asal Perancis yang ditemui Rosan, diantaranta Amundi, Eramet, dan JCDecaux.
Menurut Rosan, pertemuan dengan tiga perusahaan ini untuk menjaring investasi hingga pengembangan industri di Indonesia.
"Di Paris, kami berdiskusi dengan sejumlah perusahaan global terkemuka di berbagai sektor, mulai dari investasi dan pengelolaan aset, pengembangan industri strategis dan hilirisasi, hingga inovasi infrastruktur perkotaan," tulis Rosan dalam unggahannya.
Rosan yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM menambahkan, kemitraan global dibangun melalui dialog yang konsisten, dengan pemahaman kepentingan kedua negara, serta visi jangka panjang.
Sebagai informasi, mengutip situs resminya, Amundi merupakan perusahaan manajemen aset (asset management) asal Prancis dan menjadi manajer investasi terbesar di Eropa.
Perusahaan ini mengelola aset lebih dari 2,3 triliun euro dan melayani lebih dari 200 juta nasabah melalui sekitar 600 mitra pengelola tabungan dan kekayaan di berbagai negar.
Sedangkan, Eramet Eramet adalah perusahaan pertambangan dan metalurgi asal Prancis yang berfokus pada produksi serta pengolahan logam penting untuk transisi energi dan industri berkelanjutan, seperti mangan, nikel, pasir mineral, dan litium.
Lalu, JCDecaux merupakan perusahaan periklanan luar ruang (out-of-home advertising/OOH) terbesar di dunia yang berbasis di Prancis.
Baca Juga: Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
Perusahaan ini berfokus pada tiga lini bisnis utama, yakni street furniture (furnitur jalanan), transport advertising (iklan transportasi), dan billboard advertising (papan reklame.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Iran Stop Komunikasi dengan AS dan Ancam Blokade, Harga Minyak Langsung Naik!
-
Harga LNG Global Melonjak, Ekonom Ingatkan Industri dan Pemerintah Hadapi Dilema Ketahanan Energi
-
Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850
-
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!
-
Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel
-
Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi
-
Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora