Poptren.suara.com – Sebentar lagi umat Muslim akan merayakan Idul Adha. Saat Idul Adha para Muslim akan melakukan potong kurban (kambing, sapi, atau domba).
Daging yang sudah disembelih akan dibagi-bagikan sesuai ketentuan dari para pelaksana kurban.
Tapi pernah gak si kamu berfikir mengapa daging kurban yang dibagikan secara gratis berbeda dengan daging yang kita beli di pasar?
Biasanya daging yang kita beli di pasar tradisional ataupun pasar swalayan, daging mudah digigit, mudah dimasak, dan empuk.
Sedangkan daging yang kita dapat saat Idul Adha, akan terasa lebih alot dan akan memakan waktu agak lama untuk dimasak.
Ternyata hal ini yang bisa mempengaruhi kualitas daging yang kta terima saat Idul Adha.
Pakan
Bagi hewan ternak yang digemukkan dengan pakan biji-bijian atau konsetrat cenderung dagingnya akan jauh lebih empuk dibandingkan hewan ternak yang diberikan rumput saja.
Tak hanya itu saja, jenis otot atau potongan daging juga bisa mempengaruhi keempukan daging saat akan dikonsumsi.
Baca Juga: Aldi Taher Ciptakan Lagu untuk Lionel Messi, Warganet : Aldi Taher Mendunia
Stress
Tak hanya manusia saja yang bisa merasakan hal ini, para binatang pun juga bisa merasakan hal ini loh!
Tak hanya tekanan saat akan dipotong, para hewan ternak bisa stress saat suhu lingkungan berubah, penyakin, pakan, transportasi saat ia akan dipindahkan dan juga lingkungan yang ramai juga bisa menyebabkan stress terjadi.
Kondisi ini bisa mengakibatkan tekstur daging akan mengeras dan kering.
Setelah pemotongan
Cara penyimpanan daging serta cara memasak daging menjadi hal penting yang perlu diperhatikan jika ingin daging empuk dan mudah digigit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha