Suara.com - Menjelang Idul Adha, banyak umat muslim yang bertanya, bolehkah berkurban untuk orang tua yang sudah wafat? Agar tak simpang siur, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.
Merangkum NU Online, masih ada perbedaan pendapat di antara para ulama terkait hal ini. Beberapa ada yang mengatakan sah, namun ada juga yang berpendapat sebaliknya.
Menurut pandangan mazhab Syafi’I, berkurban untuk orang yang telah meninggal padahal sang almarhum tak berwasiat tentang hal ini, maka dianggap tidak sah.
Jika tetap melaksanakan kurban untuk orang yang sudah meninggal, maka pahalanya juga tak akan sampai pada sang almarhum.
Pendapat ini merujuk pada pendapat sebelum melakukan ibadah (termasuk berkurban) membutuhkan niat. Itulah sebabnya berkurban untuk untuk orang tua yang sudah wafat tanpa wasiat adalah tidak sah.
Sementara itu, menurut tiga mazhab lainnya yaitu Maliki, Hanafi dan Hanbali, berkurban untuk orang yang telah meninggal meskipun tak berwasiat tetap dianggap sah dan pahala sampai pada almarhum.
Menurut ulama tiga mazhab ini, kematian bukan penghalang bagi orang untuk membuat pahala ibadah atas orang yang telah meninggal, seperti dalam sudut pandang berhaji dan sedekah.
“Seandainya seseorang berkurban untuk orang lain tanpa seizinnya maka tidak bisa. Adapun berkurban untuk orang yang sudah meninggal dunia maka Abu al-Hasan al-Abbadi memperbolehkannya secara mutlak karena termasuk sedekah, sedang sedekah untuk orang yang telah meninggal dunia itu sah, bermanfaat untuknya, dan pahalanya bisa sampai kepadanya sebagaimana ketetapan ijma para ulama.”
Lantas apa yang bisa kita lakukan sebagai jalan tengah permasalahan ini? Sebenarnya kita bisa mengambil alternatifnya yaitu berpedoman pada sedekah.
Baca Juga: Mau Olah Daging Kambing Saat Idul Adha, Ini Cara Menghilangkan Bau Tak Sedapnya
Kesimpulannya, jika ingin berkurban untuk orang tua yang sudah wafat, maka kurbannya dimaksudkan sebagai sedekah, karena bersedekah untuk orang yang telah meninggal adalah sah.
Selain itu, bersedekah yang pahalanya ditujukan pada orang yang sudah meninggal bisa memberikan kebaikan sang almarhum dan diharapkan pahalanya bisa sampai padanya.
Demikian penjelasan bolehkah berkurban untuk orang tua yang sudah wafat. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah