Poptren.suara.com - Salah satu sistem dan juga fitur dalam mobil yang membuat berkendara jadi lebih nyaman adalah AC yang difungsikan untuk memastikan suhu kabin tetap sejuk. Dalam penggunaannya, masih banyak dijumpai, baik secara sadar maupun tidak, pengendara membuat AC cepat rusak.
Beberapa kebiasaan buruk pengendara yang membuat AC cepat rusak contohnya tidak menjaga kebersihan kabin. Udara dalam kabin bisa saja terkontaminasi dengan debu yang berterbangan dan menempel pada komponen AC, seperti evaporator dan filter kabin.
Kok debunya bisa masuk ? Debu bisa masuk dengan berbagai cara, seperti kebiasaan membuka kaca jendela mobil atau dari kotoran yang menempel dari alas kaki. Perlu diingat, meski tidak secara langsung debu hinggap di komponen AC, namun debu dapat beterbangan dan ikut bersirkulasi ketika AC bekerja.
Selain itu, penyebab lain ialah abai dengan perawatan rutin. Meski tidak ada kendala, AC mobil perlu dirawat secara teratur untuk menghindari kerusakkan. Selain menghindari kerusakkan, keuntungan dari servis AC berkala adalah biayanya lebih terjangkau daripada biaya ganti baru atau perbaikkan.
Merokok di dalam kabin juga salah satu penyebab AC mobil cepat rusak. Hal ini adalah yang paling banyak dijumpai di jalan. Karena selain debu, asap rokok juga bisa menyebabkan filter kabin atau evaporator cepat kotor. Pengendara yang merokok dalam kabin mobil dengan kondisi AC menyala akan membuat asap bersirkulasi bersama udara yang bisa dipastikan ikut melewati beberapa komponen.
Kenapa ? Karena asap rokok menyebabkan evaporator lengket dengan noda kecoklatan yang sulit dibersihkan, dimana lambat laun aliran udara menjadi terganggu dan embusan AC tidak maksimal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation