Poptren.suara.com - Transmisi mobil terbagi jadi dua, ada transmisi manual dan transmisi matik. Pada transmisi mobil matik, beberapa diantaranya terdapat knob atau tombol yang umumnya terdapat di jenis tuas transmisi dengan perpindahan straight atau model lurus. Kok bisa ?
Karena pada tuas model gate atau zig-zag pergeserannya mengikuti pattern sebagai pengaman, sedangkan yang straight butuh mekanis tambahan untuk penambahan keamanan, yaitu tombol release. Dengan kata lain, model pergeseran yang lurus, tuas cenderung lebih mudah digeser.
Lain hal nya dengan model gate, dimana pergeseran tuasnya perlu menghapal pola penggeserannya, dan cenderung lebih sulit untuk digeser, baik secara sengaja ataupun tidak. Perlu diingat, perpindahan tuas secara tidak sengaja bisa menjadi masalah dalam pengoperasian transmisi mobil matik, seperti dari D ke R, atau dari P ke D, atau dari P ke R. Mengapa demikian ?
Karena mobil yang sedang diam di P atau N tanpa adanya tombol release, bisa dengan mudah berganti ke R sehingga mundur seketika. Bahkan tidak menutup kemungkinan posisi transmisi dari P saat melaju, tuas bisa mudah digeser ke R yang akan sangat membuka kemungkinan alami kerusakan pada girboks transmisi.
Maka dari itu tombol release diperlukan untuk posisi tuas yang geraknya berlawanan, misalkan dari P mau ke R, maka tombol release perlu ditekan agar tuas bisa digeser. Sama halnya dengan dari N ke R agar mobil tidak mudah langsung mundur, tekan tombol release sebelum digeser.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Membaca Cerita dari Digul: 5 Kisah Eks Tahanan oleh Pramoedya Ananta Toer
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang
-
Dramatis! Pekerja Bangunan Tersengat Listrik di Agam, Diselamatkan Aksi Cepat Polisi dan Damkar
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek
-
Erin Bantah Menyeret Nama Andre Taulany di Kasus Dugaan Penganiayaan ART: Bukan Saya!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas