Poptren.suara.com - Tak pernah terbayangkan oleh Meylisa Zaara bila sang suami Rizka Atok merupakan penyuka sesama jenis. Selebgram asal Tulungagung itu merasa malu bila kembali mengingat bahkan menceritakan mengenai pernikahannya yang menelan biaya yang tak sedikit.
"Sebenarnya membicarakan ini lagi itu benar-benar memalukan, enggak pengin saya. Pernikahan yang diimpi-impikan, diidam-idamkan itu ternyata palsu," ujar Meylisa Zaara dalam Podcast Deddy Corbuzier yang dikutip pada Selasa, 18 Juli 2023.
Mengetahui suaminya tengah asyik mengirim pesan mesra dengan pria lain membuat dirinya merasa tertipu. Meylisa pun mengaku jika ia dibutakan oleh cinta hingga tak menyadari bila Rizka Atok tak memiliki perasaan padanya.
"Jadi saya kayak benar-benar merasa tertipu. Dari awal yang saya rasakan dia memang enggak ada perasaan. Jadi dari awal yang bucin itu aku om," katanya.
Meylisa mengatakan jika dirinya sama sekali tidak curiga bila suaminya merupakan pria penyuka sesama jenis lantaran ia sang suami melakukan hubungan intim seperti biasanya. Namun suaminya hanya berhubungan badan dalam keadaan lampu mati.
"Bisa (berhubungan intim) om, tapi itu kayak misalkan lampu benar-benar mati, gelap total kayak gitu baru dia bisa," bebernya.
Meylisa pun mulai merasa janggal saat frekuensi hubungan intimnya dengan sang suami semakin menurun lantaran Rizka Atok selalu beralasan bila ia merasa kecapean.
"Terus aku mikir kok capek terus, dan lama-lama malah jarang," katanya.
Meylisa semakin merasa aneh saat Rizka Atok merasa risih saat disentuh olehnya, bahkan ia sempat dimarahi oleh sang suami karena memeluknya.
Baca Juga: Tiga Dalam Kayu: Karya Lain dari Ziggy yang Super Unik dan Tidak Terduga
"Biasanya kan kalau pacaran aja bucin kayak gitu masa setelah menikah udah halal nih jadi biasa aja. Dia nggak mau kayak menyentuh apa disentuh. Misalnya aku pegang gitu dia bilang sana sana aku risih. Aku meluk dia kayak gitu dia tuh langsung marah terus pindah ke ruang tamu tidur di ruang tamu," tutur Meylisa.
Tag
Berita Terkait
-
Warganet Khawatirkan Kesehatan Meylisa Zaara Usai Suaminya yang Gay Sering Meninggalkan Bercak Darah di Kamar Mandi
-
Meylisa Zaara Insecure Bolak-balik Ditolak Berhubungan Badan: Aku Merasa Rendah
-
Meylisa Zaara Mengaku Sering Lihat Darah di Lantai Usai Suaminya Mandi, Risiko Anal Seks?
-
Suami Meylisa Zaara Nomor Satukan Penampilan, Harga Skincare Lebih Mahal dari Istri
-
Jijik Tiap Lihat Meylisa Zaara Pakai Baju Seksi, Atok Bikin Aturan Sendiri Jika Ingin Berhubungan Intim
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kekayaan Irwan Mussry yang Baru Menikahkan El Rumi dan Syifa Hadju
-
Terkuak di Sidang, Cara 4 Intel TNI Intai Andrie Yunus Sebelum Siram Air Keras
-
Apa Bedanya Foundation dan Concealer? Ini 4 Produk Khusus Tutupi Noda di Wajah
-
Ini Alasan Ada Gerbong Khusus Perempuan dan Kenapa Letaknya di Belakang
-
5 Rekomendasi Tempat Ngopi Nuansa Alam di Bogor Terbaru 2026, Dijamin Anti Boring
-
20 Tahun Tewas Misterius, Pembunuh Sadis Mayat Perempuan Prancis dalam Tong Air Ditangkap
-
Pembantaian Satu Keluarga di Perbatasan Kaltim-Kalteng, 5 Orang Tewas Mengenaskan
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur Terbaik untuk Ditimpa di Atas Cushion
-
Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dedi Mulyadi: Ratu Laut Kidul Kini 'Takluk' oleh Prabu Siliwangi
-
Opini: Menilik Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar