Poptren.suara.com - Dalam perencanaan keuangan untuk masa depan, memiliki dana darurat adalah penting karena dapat menjadi salah satu bentuk tanggung jawab, setidaknya ke diri sendiri. Lalu, apa itu dana darurat ?
Dana darurat adalah uang tunai atau aset yang diamanatkan untuk menghadapi situasi darurat seperti bencana alam, kesehatan atau bahkan pemutusan hubungan kerja. Dana darurat penting karena selalu ada kejadian tidak terduga dalam hidup yang dapat terjadi kapan saja, dan tidak menutup kemungkinan berdampak pada finansial.
Perlu diingat, tanpa dana darurat, untuk bertahan hidup atau menghadapi situasi darurat. Yang harus dilakukan ketika menyiapkan dana darurat adalah tentukan jumlah dana yang ideal. Meskipun setiap individu atau keluarga dana daruratnya bervariasi karena tergantung pada kondisi keuangan mereka, maka dari itu disarankan untuk setidaknya memiliki dana darurat tiga hingga enam bulan biaya hidup.
Apa artinya ? Artinya jumlah dana darurat harus mencakup total pengeluaran bulanan, termasuk kebutuhan dasar seperti makanan, perumahan, utilitas, dan tagihan rutin lainnya. Apabila seseorang memiliki tanggungan atau bahkan pekerjaan yang tidak stabil, disarankan memiliki dana darurat setidaknya enam hingga dua belas bulan biaya hidup.
Setelah menentukan jumlah dana, langkah berikutnya adalah buatlah rencana penyimpanan dana. Penting untuk mengidentifikasikan atau menentukan tempat yang aman dan mudah diakses untuk menyimpan dana darurat. Bisa juga buat akun tabungan khusus atau rekening tabungan terpisah yang mudah dicairkan. Jangan lupa pastikan dana darurat tadi dapat diakses dengan cepat saat dibutuhkan, dan hindari menarik dana darurat untuk keperluan yang tidak mendesak.
Patikan dana darurat menjadi proritas dalam anggaran bulanan. Pastinya tentukan dulu jumlah yang akan dialokasikan menjadi dana darurat dan anggaplah sebagai biaya rutin yang harus dibayar, agar membantu memastikan untuk secara konsisten menyisihkan sebagian pendapatan untuk dana darurat.
Apabila memiliki pendapatan tambahan, jadikan tambahan tersebut untuk meningkatkan jumlah dana darurat. Hal ini bertujuan untuk mencapai dana darurat lebih cepat dan lebih kuat. Penting pula untuk selalu memperbarui dana darurat. Artinya, situasi keuangan selalu berubah, maka dari itu setidaknya setiap tahun, tinjau kembali jumlah dana darurat. Pastikan jumlahnya masih sesuai dengan pendapatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan
-
AnimeJapan 2026 Resmi Dibuka! Apa Saja Sih Keseruannya?
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang Tunjukkan Kemajuan Signifikan
-
Waspada Arus Balik Lebaran 2026: 3 Jurus Jitu Hindari Blind Spot yang Sering Bikin Pemotor Celaka
-
5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
-
Novel Tarian Bumi, Tarian Pembebasan dari Penjara Kasta yang Membelenggu
-
Takut ke Ortu Jelang Idulfitri Jadi Motif Pasangan Kekasih Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Asahan
-
Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan
-
5 Rekomendasi Mobil Matic Kecil Paling Irit BBM, Cocok buat Macet-macetan