Poptren.suara.com - Akhir-akhir ini banyak hal kurang menyenangkan terjadi dan berdampak besar bagi ekonomi dunia, termasuk Indonesia. Bahan pangan yang meroket, sampai harga bensin yang perlahan terus naik tentu berimbas pada finansial pribadi.
Meskipun semua serba naik, tidak lantas membuat pendapatan ikut naik. Sulitnya ekonomi memang membuat banyak perusahaan kesulitan mencapai laba, bahkan banyak yang sampai gulung tikar. Apabila masih memiliki pemasukan yang stabil, maka hal itu adalah anugrah tersendiri.
Maka dari itu, kita harus cermat menjaga keuangan kita tetap sehat selama kondisi belum stabil dengan beberapa cara seperti :
1. Hindari berutang untuk hal yang tidak perlu
Di masa sekarang, berutang semakin mudah. Bukan lagi hanya dengan gadai barang dan koperasi, melainkan dengan mengandalkan kecanggihan teknologi, seperti pinjaman online, hingga konsep paylater.
Meskipun bunga yang ditawarkan terbilang tinggi, namun pinjaman online tetap laris manis, pun dengan pinjaman berbentuk 'beli dulu bayar nanti' atau paylater. Makanya banyak orang yang terjebak utang karena sesuatu yang sebenarnya tidak perlu.
Dalam kondisi sangat amat mendesak seperti sakit, bencana, dan musibah, mungkin meminjam uang sah-sah saja dilakukan.
Namun, apa jadinya jika berutang hanya untuk memenuhi gaya hidup ? Selain membuatmu kehilangan 30 persen penghasilan setiap bulannya, belum tentu juga barang atau uang yang dipinjam benar-benar untuk hal yang berguna.
2. Membayar tagihan setelah menerima gaji
Baca Juga: 5 Hal Seputar Finansial yang Wajib Dibicarakan Sebelum Resmi Menikah
Menjaga keuangan dengan cara membayar segala tagihan sesaat setelah menerima gaji atau pendapatan adalah salah satu strategi untuk terhindar dari denda dan penyitaan barang.
Meskipun terdengar receh, namun membayar tepat bahkan sebelum jatuh temponya akan menyelamatkanmu dari jeratan utang yang lain.
Jangan lupa anggarkan maksimal pengeluaran untuk tagihan dan cicilan sebesar 30 persen dari pendapatan bulanan untuk mencegah kewalahan dalam membayar.
3. Beli segala sesuatu berdasarkan kebutuhan bukan keinginan
Belilah segala sesuatu yang benar-benar sangat kamu butuhkan, bukan sekadar kamu inginkan. Meskipun, terkadang kita terbuai dengan kebutuhan 'gaib' yang membuat kita berpikir benar-benar membutuhkannya, ada baiknya kita merenung beberapa waktu untuk berpikir ulang apakah hal tersebut benar-benar dibutuhkan, atau sekadar ingin belaka.
Bestie, sifat impulsifnya dihilangkan dulu ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Pengharum Ruangan Wangi Premium Tahan Lama, Sensasi ala Hotel Mewah Bikin Betah
-
Ancaman PMK Mengintai, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Pemeriksaan Ketat Hewan Kurban
-
Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya
-
Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas
-
Cinta Terbentur Visa: Pria Singapura yang Jadi Petani di Tanggamus Kini Terancam Deportasi
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Perempuan Harus Terus Membuktikan Diri: Tanda Emansipasi Setengah Jalan?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?