Poptren.suara.com - beberapa media global sedang memprediksi, seperti apakah desain ponsel-ponsel modern dari jenama Samsung di masa mendatang.
Belakangan berembus kabar, seperti dituliskan Androidleo, Samsung sedang mengerjakan desain baru dengan bentuk yang belum pernah terlihat sebelumnya. Mereka menulis, ini akan mengikuti jenis desain yang berbeda yang akan mengubah cara kita berinteraksi dengan ponsel.
Tentu saja, kita semua sudah tidak asing lagi dengan upaya raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung, untuk menghadirkan ponsel dengan bentuk dan konsep baru. Samsung Galaxy Fold misalnya, yang merupakan upaya pertama perusahaan untuk mengubah ponsel yang dapat dilipat menjadi kenyataan.
Meski perusahaan masih jauh di depan para pesaingnya dalam kategori ponsel yang dapat dilipat, namun perusahaan tersebut selalu meluncurkan varian teranyar dari desain ponsel lipat.
Sekarang--meski masih rumor--dilaporkan bahwa Samsung dapat melihat inovasi bentuk yang sama sekali baru dan berbeda dari tampilan tradisional ponsel-ponsel kebanyakan yang berbentuk candybar. Bahkan ada yabg enyebut desain ponsel ini sedikit radikal dan futuris.
Masih dalam sebuah rumor, ponsel ini akan hadir dengan desain kompak dengan bentuk bulat di bagian bawah yang memungkinkan pengguna untuk memegang dengan nyaman karena desain lingkarannya.
Bagi pengguna ponsel era 2000-an, desain yang cukup radikal tersebut mengingatkan kita pada desain konsep ponsel Nokia 3650 (rilis tahun 2003-an) yang saat itu menggunakan platform symbian.
Jika desain ini betul-betuk akan direalisasikan, maka tentu menjadi babak baru bagi persaingan pasar ponsel global soal bagaimana ponsel-ponsel di masa depan akan hadir lebih dari apa yang kita bayangkan.
Bahkan, bisa jadi juga dengan teknologi yang merupakan pengembangan dari kebanyakan ponsel yang saat ini beredar.
Baca Juga: Samsung Mulai Produksi Massal Layar Oled untuk Seri iPhone 15
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan