Poptren.suara.com - Pencurian kendaraan bermotor, utamanya sepeda motor, memang kerap terjadi di beberapa daerah. Ada beragam faktor yang menyebabkannya, mulai dari kelalaian pemilik, hingga teknologi yang mudah di bobol oleh para maling.
Salah satu jenis motor yang paling gampang dicuri adalah motor matik berkubikasi kecil. Jenis motor ini dinilai lebih gampang dicuri ketimbang dengan jenis motor lainnya.
Produsen pabrikan motor pun terus berusaha untuk meningkatkan sistem keamanan pada produk motornya, contohnya saja fitur SKS (Secure Key Shutter).
Akan tetapi, hal itu nyatanya tidak membuat para pencuri motor kapok, bahkan semakin berusaha untuk mencari kelemahan dari motor matik yang ingin dicuri.
Ada 3 alasan motor matik banyak diincar pencuri.
1. Fitur keamanan yang lemah
Ini bisa jadi alasan utama motor matik gampang dicuri. Honda Beat misalnya, sebagai salah satu motor matik yang banyak peminatnya itu belum disematkan fitur keamanan canggih berupa fitur keyless.
Fitur keyless dapat memberikan kemudahan bagi pengguna motor. Saat ingin menyalakan motornya, pengguna tidak menggunakan kunci konvensional, melainkan remote sebagai gantinya.
Lain itu, fitur keyless dinilai dapat mencegah pencurian karena motor yang memiliki fitur tersebut hanya bisa digunakan oleh pemiliknya sendiri. Kemungkinan untuk membobol motor yang menggunakan fitur keyless sangat susah.
Baca Juga: Ini Sebabnya Maling Motor Malas Nyolong PCX dan NMax
2. Motor matik diminati banyak orang
Tak disangkal, motor matik adalah sarana maling mudah dan efisien untuk beraktivitas sehari-hari. Selain mudah dikendarai, motor matik juga memiliki harga yang cukup terjangkau bagi sebagian besar masyarakat.
3. Harga jual yang tinggi
Mengutip beberapa situs jual-beli motor bekas, harga motor-motor matik seperti Honda Vario seken bisa berkisaran di angka Rp7 juta atau lebih.
Jika dibandingkan dengan harga versi barunya, di mana Vario baru tipe tertinggi dijual seharga Rp24,3 juta (OTR Jakarta).
Merek motor ini yang jadi sasaran empuk pencuri
Berbagai sumber menulis, bahwa merek motor yang paling sering diincar pencuri adalah Honda Scoopy dan Honda Beat. Karena peminatnya banyak dan mudah untuk dijual meski dalam kondisi bekas.
Seperti yang disampaikan oleh maling motor yang ditangkap Polres Metro Bekasi Kota, beberapa waktu lalu.
Untuk meminimalisir hal tersebut sebaiknya pengguna memasang pengaman ekstra jika ingin memarkirnya ditempat umum, agar terhindar dari pencurian.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring