Poptren.suara.com - Salah satu penyakit yang paling menakutkan saat polusi udara yang membahayakan adalah Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).
Secara deskripsi PPOK adalah kondisi medis yang melibatkan penyempitan saluran pernapasan dan peradangan yang kronis pada paru-paru. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh paparan jangka panjang terhadap zat-zat berbahaya, terutama asap rokok.
PPOK umumnya merupakan penyakit progresif, yang artinya gejalanya bakala memburuk seiring berjalannya waktu.
Secara medis, PPOK mencakup dua penyakit utama, yaitu emfisema dan bronkitis kronis. Kedua penyakit ini memiliki karakteristik yang berbeda, tetapi seringkali terjadi bersamaan dalam PPOK.
Berikut penjelasan dua penyakit tersebut:
Emfisema
Ini terjadi ketika dinding-dinding alveoli (kantong udara kecil dalam paru-paru) mengalami kerusakan dan kehilangan elastisitas. Akibatnya, permukaan yang digunakan untuk pertukaran udara dengan darah menjadi berkurang, menyebabkan penderita mengalami kesulitan bernapas.
Bronkitis Kronis
Ini adalah peradangan pada saluran udara utama (bronkus) yang menghasilkan lendir berlebih. Hal ini dapat menyebabkan penyempitan saluran pernapasan dan menghambat aliran udara keluar-masuk paru-paru.
Baca Juga: Gawat! Presiden Jokowi Sudah 4 Minggu Batuk-Batuk Gegara Polusi Udara Jakarta
Gejala PPOK bisa bervariasi, tetapi gejala umumnya meliputi batuk yang berlangsung lama, produksi lendir yang berlebih, sesak napas, dan kelelahan.
Meskipun PPOK tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, perawatan dapat membantu mengurangi gejala dan memperlambat perkembangan penyakit.
Langkah-langkah perawatan meliputi penghentian paparan zat-zat berbahaya seperti asap rokok, penggunaan obat-obatan bronkodilator untuk membantu melebarkan saluran udara, serta program rehabilitasi paru yang melibatkan latihan fisik dan edukasi tentang pengelolaan penyakit.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
-
5 Fakta Mengejutkan Temuan 995 Senjata dan CD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman
-
7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia
-
Spanduk 10 Meter 'Belum Merdeka dari Asap' Bentang di CFD Jembatan Ampera
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi