Poptren.suara.com – Banyak ibu-ibu yang masih takut mengunakan KB karena banyaknya kekurangan serta kelebihan yang mereka dengar.
Ada yang membuat gendut, haid yang tidak lancar serta bisa juga membuat asi tak lancar. Hal inilah yang sering di dengar para ibu-ibu tentang dampak penggunaan KB.
Namun, saat ini ada KB yang tak perlu disuntik dan dikonsumsi. KB ini lebih mudah digunakan dan bisa dilepaskan sesuai dengan keinginan pengguna.
KB Koyo adalah salah satu kontrasepsi terbaru yang berbentuk persegi tipis dan kecil. Jika dibandingkan dengan kontrasepsi yang lainnya.
Cara KB Koyo juga mudah digunakan, hanya perlu ditempelkan di salah satu bagian tubuh wanita.
Salah satu akun TikTok dengan nama @aptsandry mengatakan bahwa pemilihan salah satu bagian tubuh yang akan ditempelkan KB koyo disarankan paling banyak lemaknya seperti lengan, bokong, perut bagian bawah dan punggung.
Hal ini disarankan karena takutnya terjadi iritasi jika digunakan disebarang titik ditubuh.
Dalam video yang menjelaskan tentang KB koyo, sang pemilik aku juga menjelaskan tentang tata cara penggunakan KB tersebut.
“KB koyo ini dipakai saat hari pertama menstruasi, KB koyo ini harus diganti per 7 hari atau seminggu dengan hari yang sama (ganti hari selasa dan minggu depannya hari selasa harus kembali diganti) selama tiga minggu” Ucap Sandry.
Baca Juga: Miris! Ini Alasan Happy Asmara Tak Diakui Sebagai Anak oleh Ayahnya
“Tapi diminggu keempat, kalian nggak usah pakai lagi yang koyo KB-nya, supaya kalian bisa menstruasi lagi” tambah Sandry.
Bagaimana jika lupa melepaskan koyo tersebut saat minggu keempat?
Sandry menjelaskan bahwa hal tersebut bisa mengganggu menstruasi kalian bahkan kalian bisa tak menstruasi.
Dikutip dari Alodokter, KB koyo ini bekerja dengan cara melepaskan hormon progesteron dan estrogen ke dalam aliran darah.
Pelepasan kedua hormon ini beguna untuk mencegah terjadinya proses ovulasi (pelepasan sel telur) di dalam ovarium selama siklus menstruasi.
Pelepasan hormon dari KB koyo ini berguna untuk mengentalkan lendir yang diproduksi di leher rahim (serviks) sehingga dapa menghambat jalannya seprma bertemu dengan sel telur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Bruno Fernandes Pecahkan Rekor 26 Tahun Milik David Beckham
-
Jelang Hari Raya, Yuk Manfaatkan Belanja Hemat dengan Promo BRI
-
Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Akan Gabung Aliansi Militer Mana Pun
-
43 Kode Redeem FC Mobile 16 Maret 2026: Klaim Cepat 5.000 Permata Gratis Sebelum Limit
-
Daftar Lengkap Asisten Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman usai Simon Grayson Gabung
-
Cara Mudah Mutasi Kendaraan Lengkap dengan Rincian Biaya Terbaru
-
Komisi III DPR Sebut Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Mengandung Pesan Politik Berbahaya
-
Prabowo: Batas Defisit APBN 3 persen Tidak Akan Diubah!
-
Dipanggil John Herdman Kembali ke Timnas Indonesia, Reaksi Elkan Baggott Bikin Merinding
-
Danantara Indonesia Hibah PLTS Sumenep ke Pemda, PLN Siap Suplai Listrik Bersih Bagi 2.000 KK