Akun Facebook itu terakhir mengunggah foto bersama Josi pada 23 Agustus 2023 lalu.
Ia menulis jika Josi merupakan wanita yang sangat berharga untuknya.
Dalam keterangannya, Kajimura juga mengucapkan selamat tinggal kepada teman Facebooknya.
"Kenangan musim panas dengan gadis berharga saya. Posting terakhir karena saya bebas dan bahagia hari ini. Jangan lupakan aku dan Joshi. Hidup bahagia selamanya bersama Joshi. Terima kasih banyak semuanya. Dan terima kasih saudariku karena mendukungku sampai akhir. Pastikan untuk menyingkirkan Korporasi Kesejahteraan Sosial Filantropis, Takako Sugita, Neppon Academy, dan Tamamuraderika. Aku mohon. Selamat tinggal untuk kalian semua,"
Dalam foto itu, tampak Kajimura dan Josi berfoto mesra layaknya pasangan kekasih.
Ia juga mengunggah foto lain saat mengunjungi beberapa tempat di Tokyo.
Kajimura sendiri adalah seorang pria pengangguran.
Ia juga pernah memiliki catatan kriminal kasus pembunuhan pada tahun 2017 lalu.
Kajimura diduga mencekik kekasihnya hingga tewas di sebuah hotel di Kota Shingu.
Baca Juga: Resesi Seks, Ini Alasan Warga Jepang Ogah Menikah
Dirinya lalu mencoba bunuh diri dengan meminum obat tidur.
Namun ia dinyatakan bebas karena dianggap memiliki gangguan kejiwaan.
Keiichirou Kajimura kini telah berhasil ditangkap.
Kajimura ditangkap di Stasiun Metro Awajicho, Tokyo pada Kamis (24/8/2023) waktu setempat.
Dirinya ditangkap atas tuduhan meninggalkan dan menelantarkan jenazah Josi di apartemen yang disewanya.
Namun polisi masih menyelidiki penyebab pasti meninggalnya Josi.
Sebelumnya, Josi datang ke Jepang pada April 2023 lalu.
Ia berbagi kamar dengan rekannya di sekolah yang sama.
Lalu pada pertengahan Agustus, Josi hilang kontak dengan teman-temannya.
Sehingga rekan Josi dan pihak sekolah mulai melaporkan hilangnya Josi ke polisi prefektur.
Informasi meninggalnya seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sumatera Barat, dibenarkan oleh sahabat korban, Rosalia Bratanegara, Kamis (24/8/2023).
Saat dihubungi Rosalia menyebut, korban yang diketahui bernama Joshi Putri Cahyani (23) itu memang asal Sumatera Barat, persisnya Padang Pariaman.
"Joshi datang ke Jepang sebagai pelajar di salah satu sekolah Bahasa Jepang di Gunma," ujar Rosalia, Kamis malam.
Rosalia menuturkan, Joshi Putri Cahyani ditemukan meninggal di sebuah kamar apartemen berjarak 3 Km dari asramanya.
Kata dia, Joshi sudah meninggalkan asrama sekolah bahasanya sejak dua pekan lalu dan terakhir kali bisa dihubungi pada Kamis (17/8/2023) pagi.
"Setahu saya terakhir Josi dikabarkan bersama kenalannya orang Jepang, ia memiliki catatan kriminal kasus pembunuhan tahun 2017," jelas Rosalia, Kamis (24/8/2023).
Mengetahui Josi pergi dengan orang tersebut, keluarga dan teman-temannya coba menghubungi Josi.
Hanya saja upaya itu gagal, bahkan mereka juga menghubungi pihak sekolah LPK yang menerbangkan Josi ke Jepang, tapi tetap tidak mendapat respons. Sehingga teman-teman Josi melapor ke pihak kepolisian.
"Walau demikian, nasib berkata lain. Usaha kami untuk menemukan Josi dalam keadaan sehat belum dikabulkan. Kepolisian Gunma mengkonfirmasi ke pihak sekolah bahwa jenazah wanita yang ditemukan adalah saudari Josi Putri Cahayani," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga
-
Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat
-
Skincare Pigeon Bisa Dipakai Mulai Umur Berapa? Ini Panduan Usia dan Produk Sesuai Review
-
Gercep! Tim Sparta Solo Amankan Terduga Maling Motor yang Dikepung Warga di Kadipiro
-
Booth Ini Jadi Spot Seru Liburan Sekolah di Jakarta Fair 2026
-
23 Juta Nasabah Terlayani, Dampak Bagi Keluarga Prasejahtera Semakin Nyata
-
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend
-
Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA