Poptren.suara.com - Masalah royalti Posan Tobing dan band Kotak masih berlanjut. Kini Ahmad Dhani berada di Kubu Posan yang akan melaporkan kasus ini ke Polisi.
"Rencananya saya akan buat laporan polisi, saya akan melaporkan Band Kotak. Kalau nggak ya awal minggu depan," ungkap Posan.
Hal itu ia lakukan lantaran kasus royalti ini sudah tak bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Dhani pun demikian, ia dikenal sangat concern dalam masalah royalti lagu.
"Mas Dhani minta saya menceritakan duduk perkaranya dan setelah diceritakan, Mas Dhani mendukung saya membuat proses hukum. (Kata Mas Dhani) 'Kalau mereka (band Kotak) masih merasa benar, jelaskan saja di penyidik dan pengadilan'," tutup Posan membeberkan saran dari Dhani.
Dalam kasus ini, Posan sebagai pencipta lagu menginginkan agar Band Kotak tak lagi nyanyikan lagu yang ia buat. Namun Tantri dkk tetap menyanyikannya.
"Mereka (Band Kotak) masih menyanyikan lagu-lagu yang diciptakan bareng-bareng sama saya. Sementara saya sudah tegas melarang mereka bawain lagu-lagu yang ada saya dalam lagu tersebut, sudah nggak bisa didamaikan lagi," tegasnya.
Terkait hal ini lah yang membuat Posan semakin mantap untuk melaporkan band Kotak ke polisi atas permasalahan yang terjadi diantara mereka. Rencananya, Posan akan membuat laporan secara resmi pekan depan.
Berita Terkait
-
Tersinggung dengan Ahmad Dhani, Pentolan Padi Ogah Sepanggung dengan Dewa 19, Piyu: Kurang Ajar...
-
Posan Tobing Mantap Polisikan Band Kotak: Nanti Kita Ketemu di Pengadilan
-
Meski Band Lawas, Pentolan Bocorkan Bayaran Manggung Dewa 19 yang Bikin Personilnya Tajir Melintir, Ahmad Dhani: Ini Tanpa Penyanyi...
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Resensi Buku Bintang Merah Menerangi Dunia Ketiga: Warisan Revolusi Oktober 1917.
-
Kiky Saputri Dikecam karena Candaan Seksis ke Member NCT WISH, Lapor Pak Turun Tangan
-
Diusir dari Ruangan, Donald Trump Ngamuk 2 Jam Usai Pilot AS Jatuh di Iran
-
Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga
-
Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati
-
4 HP Motorola Terbaru di Indonesia: Chipset Kencang, Kamera Bagus Ungguli iPhone
-
Kasus Kekerasan Pelajar di Cianjur Memanas, 11 Saksi Diperiksa Polisi untuk Bongkar Motifnya
-
Sinopsis Evil Dead Burn, Reuni keluarga Berubah Jadi Mimpi Buruk
-
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan