Poptren.suara.com - Reda usai wabah Covid-19 yang menimbulkan kasus kematian 3 tahun lalu, kini Seorang praktisi kesehatan di Inggris memberikan peringatan soal risiko adanya pandemi baru 'Disease X'. Hal itu diungkapkan oleh pakar vaksin Dame Kate Bingham.
Bahkan, para ahli memprediksi penyakit satu ini bisa jadi pandemi yang lebih fatal dari Covid-19. WHO sendiri telah menyampaikan kemungkinan munculnya Disease X ini pada Senin (22/5) lalu dalam perkumpulan Majelis Kesehatan Dunia ke-76 di Jenewa, Swiss.
"Ancaman munculnya varian lain yang menyebabkan gelombang baru penyakit dan kematian tetap ada. Ancaman munculnya patogen lain dengan potensi mematikan tetap ada," ujar Direktur Jenderat WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengutip NDTV.
Berikut fakta-fakta Disease X yang disebut lebih mematikan dibadingkan Covid-19.
1. Disease X untuk penyakit-penyakit yang tak diketahui sejak tahun 2018. Satu tahun berikutnya, Covid-19 muncul sebagai pandemi baru.
2. Banyak ahli mengklaim bahwa Disease X berikutnya akan bersifat zoonosis, seperti Ebola. Sementara beberapa ahli mengatakan bahwa patogen tersebut bisa juga dibuat oleh manusia.
3. Dame Kate mengatakan dunia sedikit 'beruntung' karena COVID-19 tidak lebih mematikan dibandingkan 'Disease X'. Ia menyebut bahwa potensi pandemi ini bisa mengakibatkan kematian 20 kali lebih banyak dari virus Corona.
4. Menurut perkiraannya, penyakit ini akan menimbulkan kasus kematian yang jauh lebih besar dibandingkan COVID-19, mencapai setidaknya 50 juta kematian orang di dunia.
Baca Juga: 2 Penyakit Paling Berbahaya Ketika Polusi Udara Semakin Memburuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
Lompat Dari Jendela, Bule di Bali Bawa Kabur iPhone dan MacBook Senilai Rp58 Juta
-
Teka-teki Izin Terbang Pesawat AS di Langit RI, Ancam Kedaulatan?
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia