Suara.com - Kepedulian generasi muda terhadap isu pelestarian lingkungan ternyata masih cukup tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya pelamar muda yang tertarik mengikuti audisi Hilo Green Leader, sebuah ajang pencarian sosok pemimpin masa depan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Dari 12 kandidat terbaik yang memenuhi kriteria, telah terpilih seorang pemenang yang menyandang gelar 'Hilo Green Leader 2015', yaitu Sugeng, wakil dari DIY Yogyakarta dan Runner-Up, Cahyadi, wakil Jawa Tengah.
Mereka berhak atas dana dukungan untuk menghadiri konferensi lingkungan hidup tingkat internasional. Konferensi ini merupakan sarana untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kolaborasi dengan organisasi, serta komunitas lingkungan lainnya.
Nutrifood Head of Green Committee Angelique Dewi Permatasari menjelaskan bahwa tahun kelima penyelenggaraan Hilo Green Leader ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena mengusung konsep baru yang menitikberatkan pada pemimpin masa depan di bidang lingkungan.
"Mereka yang terpilih memang yang benar-benar memiliki inisiatif tinggi, dan mampu memimpin gerakan yang peduli terhadap lingkungan," kata Angelique di Jakarta, Jumat (9/10/2015).
Pemenang HiLo Green Leader 2015, Sugeng, melakukan konservasi hutan di Gunung Purba, Kabupaten Gunung Kidul dengan merintis dan mengelola kawasan ekowisata berwawasan lingkungan berbasis masyarakat. Pengembangan potensi alam dan sumber daya masyarakat tersebut dilakukannya dengan memasukkan unsur konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Juara 1 Wirausaha Muda Mandiri 2012, yang juga Koordinator Forum Kader Konservasi Alam Indonesia daerah Yogyakarta ini berhasil mendatangkan lebih dari 300.000 pengunjung dengan omset lebih dari satu miliar rupiah setiap tahunnya.
Sementara runner-up Cahyadi, melakukan konservasi mangrove melalui Green-Sociopreneurship yang dijalankannya. Lulusan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang ini memanfaatkan buah bakau yang telah membusuk untuk diolah menjadi pewarna untuk kain batik.
Setiap limbah bakau yang dimanfaatkanya untuk membuat kain batik, Cahyadi mengajak masyarakat sekitar pesisir untuk melakukan penanaman kembali sehingga kelestarian hutan bakau tetap terjaga.
"Dengan cara ini juga saya bisa membantu perekonomian ibu-ibu yang tinggal berdekatan dengan hutan bakau untuk membantu produksi kain batik dengan pewarna alami bakau ini," ungkapnya.
Selain dua pemenang tersebut, ada pula Biondi (Sulawesi Tengah) yang terpilih sebagai The Best Eco-Presenter, Tenia (Kalimantan Timur) untuk gelar The Best Eco-Educator, dan Laila (DKI Jakarta) yang menyabet gelar The Best Socio-Greener.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar