Fonterra hari ini, Selasa (24/11/2015) menunjuk Achyut Kasireddy sebagai Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia.
Dalam siaran pers yang diterima, Achyut Kasireddy akan memimpin tim berjumlah kurang lebih 400 karyawan lokal dan bertanggung jawab untuk keseluruhan manajemen dan pengarahan operasional perusahaan termasuk merek konsumen yang berada di bawah naungan Fonterra Brands Indonesia.
Achyut menggantikan Presiden Direktur sebelumnya, Paul Richards, yang telah direlokasikan ke Thailand untuk memimpin operasional Fonterra di wilayah Thailand, Vietnam, Filipina, dan Myanmar.
Fonterra Managing Director untuk Asia, Timur Tengah, dan Afrika, Johan Priem mengatakan bahwa Achyut Kasireddy sangat tepat ditempatkan untuk memimpin operasional Fonterra di Indonesia – salah satu pasar global yang paling penting bagi Fonterra.
“Achyut sangat memahami bisnis kami dengan pengalamannya yang signifikan di industri susu global dan telah bersama dengan Fonterra selama lebih dari 13 tahun.”
“Ia telah memegang berbagai posisi pimpinan di Fonterra di berbagai wilayah di dunia. Posisi terakhirnya adalah memimpin bisnis merek Fonterra di Tiongkok– posisi yang telah memberikannya kesempatan untuk meluncurkan merek dan produk baru serta mengembangkan kerjasama strategis untuk membantu Fonterralebih baik lagi dalam memenuhi kebutuhan konsumen lokal.”
“Sebagai pemimpin yang berpengalaman, Achyut akan memberikan arahan yang kuat untuk tim Fonterra Brands Indonesia seiring dengan upaya kami untuk melanjutkan membangun kehadiran kami di pasar yang penting ini,” ucap Priem.
Achyut mengatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar utama Fonterra dan beliau sangat antusias untuk memimpin operasional perusahaan di negara ini.
“Populasi Indonesia yang semakin bertambah dan makmur berdampak signifikan pada permintaan makanan bernutrisi tinggi untuk semua usia. Hal ini mendorong pertumbuhan permintaan susu yang cepat yang diperkirakan akan meningkat sebanyak lima persen di setiap tahunnya hingga tahun 2020.”
“Pertumbuhan tersebut merupakan kesempatan yang signifikan bagi Fonterra. Kami baru sajameresmikan fasilitas pengolahan dan pengepakan (blending and packing) pertama kami di Indonesia untuk membantu kami memenuhi pertumbuhan permintaan tersebut,” ujar beliau.
Fasilitas senilai 340 milyar rupiah tersebut merupakan investasi terbesar Fonterra diASEAN dalam dekade terakhir yang merupakan komitmen perusahaan terhadap Indonesia.
Achyut menyampaikan, “Kami berfokus untuk menghadirkan susu agar mudah di dapatkan bagi seluruh masyarakat Indonesia dan telah membangun portofolio merek terpercaya di Indonesia, dengan menyediakan nutrisi susu untuk setiap tahapan kehidupan.”
“Saya bersemangat dalam memimpin tim Fonterra Brands Indonesia seiring dengan langkah kami untuk terus mengembangkan jejak kami di pasar yang menarik ini.”
Portofolio Fonterra Brands Indonesia termasuk ANLENE, ahli nutrisi untuk tulang dan satu-satunya minuman berbasis susu yang teruji klinis dapat mengurangi kerusakan tulang; ANMUM system, susu pilihan para ibu hamil hingga susu pertumbuhan anak; ANCHOR BONEETO, susu bubuk dan UHT untuk anak-anak yang bernutrisi tinggi; serta bisnis FOODSERVICES, penyedia solusi produk inovatif berbasis susu terkemuka bagi pasar bakery dan casual dining.
Asia merupakan landasan bisnis global dari Fonterra, dengan ribuan karyawan yangbekerja di 13 kantor, empat kawasan pabrik dan mitra distribusi di seluruh wilayah Asia. Bisnis perusahaan di Asia berfokus pada bahan-bahan berbasis susu, merek konsumen dan foodservice.
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Parfum Aroma Susu yang Creamy dan Bikin Ketagihan
-
Nutrisi Jadi Kunci Generasi Emas 2045, Konsumsi Susu Anak Indonesia Perlu Ditingkatkan
-
3 Rekomendasi Parfum Aroma Susu dengan Wangi Creamy, Beri Kesan Manis yang Menenangkan
-
Indonesia Beli Susu Belarus Rp 1,3 Triliun untuk MBG, 20 Ribu Ton Susu Bubuk akan Dikirim
-
Dari 1.000 Liter Susu, UMKM Yogya Hasilkan 100 Kg Keju Artisan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga