Pada tahun 2000, Adnan bergabung dengan ABN AMRO Bank NV, Pakistan sebagai Corporate Banking Head untuk wilayah Islamabad. Kemudian beliau memegang beberapa posisi penting termasuk sebagai Senior Sector Banker dalam bidang industri kimia dan telekomunikasi, dan juga sebagai Kepala Cabang di wilayah Islamabad dan Lahore, dimana keduanya merupakan jabatan perwakilan dengan fokus utama menangani waralaba nasabah, hubungan ke pemerintahan Pakistan dan penanganan masalah peraturan. Dalam jabatan beliau sebagai Business Head, Adnan berperan penting dalam memastikan suksesnya beberapatransaksi yang terbesar dan paling menguntungkan untuk ABN AMRO di Pakistan.
Berkat keberhasilan dan keahlian Adnan di bidang resiko kredit, beliau ditunjuk untuk menjabat sebagai Chief Risk Officer di ABN AMRO Pakistan pada tahun (2007 – 2010). Kemudian beliau juga menjabat sebagai Chief Risk Officer untuk The Royal Bank of Scotland Plc (RBS) Timur Tengah dan Africa, bertempat di Dubai pada tahun (2013 – 2013) kemudian sebagai Senior Credit Underwriter untuk Emerging Market dan Asia Pasifik, bertempat di Singapura pada tahun (2010 – 2016). Terkait dengan jabatan jabatan diatas ini, Adnan bertanggung jawab atas persetujuan kredit untuk transaksi perbankan Korporasi besar di Timur Tengah, Eropa Tengah dan Timur, India, Asia Tenggara, China, Korea, Jepang dan Australia. Beliau juga menjabat sebagai Ketua KomiteWatch List APAC, Perwakilan Kredit di Komite Alokasi Permodalan APAC, dan sebagai anggota dari Global Top 100 Senior Risk Leaders di RBS.
Adnan baru saja menyelesaikan 15,5 tahun masa layanannya di ABN AMRO / RBS dan akan bergabung di Bank Danamon sebagai Direktur Integrated Risk apabila beliau telah memenuhi persyaratan dan mendapatkan persetujuan dari Regulator.
Sementara Heriyanto Agung Putra adalah warganegara Indonesia berusia 50 tahun. Heriyanto menyelesaikan program S2 di Universitas Indonesia pada tahun 2002.
Heriyanto memulai karirnya di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai Vice President Business Support dari tahun 2005 hingga 2009. Kemudian pada tahun 2009 hingga 2011, Beliau pindah ke divisi lain dan menduduki jabatan sebagai Vice President Human Capital Management. Dengan berkembangnya ilmu dan pengalaman yang diperolehnya, pada tahun 2011 hingga tahun 2012, Beliau diangkat menjadi Secretary to the Board of Commissioners.
Pada tahun 2011 hingga sekarang, Heriyanto menduduki posisi Komisaris di PT Garuda Maintenance Facility (GMFAA) dan Director of Human Capital & Corporate Affairs di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sebagai Executive Vice President Human Capital & Corporate Affairs, Beliau diberikan tugas dan tanggung jawab penuh untuk memastikan pengelolaan sumber daya manusia yang berkelanjutan serta pelayanan umum dan administrasi yang efektif dan efisien sesuai dengan praktek Tata Kelola Perusahaan Yang Baik.
Heriyanto sering diundang sebagai Pembicara dibeberapa acara diantaranya: “3rd ISCLO 2015 - Enchancing Organizational Survivability Through Learning Organization (Yogyakarta - November 2015), 2015 Human Capital National Conference (Solo - November 2015), 2015 HR Expo (Jakarta - Desember 2015), dan masih banyak lagi lainnya.
Heriyanto juga aktif berpartisipasi dan berkontribusi di beberapa institusi professional antara lain sebagai Sekretaris Jendral Forum Human Capital Indonesia (FHCI) mulai tahun 2013 hingga sekarang, Ketua Pengawas Yayasan Kesehatan Garuda Indonesia mulai tahun 2013 hingga sekarang, Executive Committee of Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBSCD) mulai tahun 2013 hingga sekarang, dan Sekretaris Dewan Pengawas Dana Pensiun Garuda Indonesia mulai tahun 2011 hingga 2014.
Berita Terkait
-
Ratusan Mahasiswa Adu Gagasan Hijau, Inovasi Baterai EV Keluar sebagai Juara
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tak Perlu beli Baru, Ini 6 Cara Mengatasi HP Lemot agar Kembali Cepat dan Responsif
-
Mencekam di Dasar Sumur Tasikmalaya: Mayat Perempuan Ditemukan Bersama Ular Kobra
-
Baru Sebulan Jual Sabu, IRT di Medan Ditangkap Polisi
-
Lagu 'Astaga Bercanda' Viral dan Bikin Baper: Cerita Cinta Segitiga yang Dibalut Tawa
-
Kejutan! Lesti Kejora Bakal Meriahkan Konser 30 Tahun UNGU, Cek Harga Tiketnya
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Mengerikan
-
Tempat Penampungan Imigran di Pekanbaru Dirazia Aparat Gabungan
-
4 Episode Pertama 'My Bias, By Boss' Penuh Momen Kocak dan Salah Paham
-
Sempat Sakit, Eks Dirut BJB Yuddy Renaldi Penuhi Panggilan KPK Hari Ini
-
Kebangetan! Usai 'Aktivitas Bersama', Pria di Probolinggo Bawa Kabur Motor Saat Korban Mandi