Suara.com - Tak sedikit pelanggan minimarket yang bertanya-tanya kemana uang receh yang didonasikan selama ini. Banyak pula yang takut berdonasi, karena khawatir uang recehnya bermuara ke kocek pengusaha minimarket.
PT Indomarco Prismatama (Indomaret) pun menunjukkan kepada konsumen kemana uang receh kembalian yang mereka donasikan selama ini. Bekerja sama dengan Yayasan Anyo Indonesia (YAI), donasi yang berlangsung sejak 15 Maret-31 Mei 2016 berhasil menghimpun dana sejumlah Rp934.302.172 yang kemudian diserahkan untuk pengadaan 406 opthalmoscope (alat pendeteksi kanker mata) dan pencetakan 2000 buku 'Pedoman Penemuan Dini Kanker pada Anak'.
"Kami sangat terharu dan gembira dengan dukungan donasi pelanggan dalam membantu anak-anak dengan kanker. Meski hanya 200-300 rupiah donasi yang Anda sumbangkan, namun memiliki andil untuk mendeteksi dini kanker mata pada anak sebelum berlanjut ke stadium yang semakin parah," ujar Wiwiek Yusuf, Marketing Director PT Indomarco Prismatama di Jakarta, Kamis (4/8/2016).
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Ketua Yayasan Anyo Indonesia, Pinta Manullang Panggabean mengatakan bahwa program donasi ini mendukung terwujudnya 'Gerakan 1000 Opthalmoscope' yang gencar dilakukan Rumah Anyo sejak 2015 lalu.
"Kami berharap gerakan ini bisa memancing pemerintah untuk menyediakan opthalmoscope di seluruh puskesmas di Indonesia, mengingat kanker mata merupakan satu-satunya kanker pada anak yang bisa dideteksi dini. Sehingga dengan adanya alat ini, kanker bisa dideteksi dengan mudah kemudian segera dilakukan penanganan," ujar Pinta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN