Suara.com - Biaya pulsa merupakan salah satu kebutuhan pokok pengemudi ojek online untuk mendapatkan order serta menghubungi konsumen. Go-Jek menggandeng Telkomsel menghadirkan Paket Siap Online, seharga Rp 75 ribu melalui akses khusus USSD Menu Browser (UMB).
Vice President Driver Community GO-JEK, Jaka Wiradisuria mengatakan bahwa dari data yang dimiliki, terlihat kebutuhan pulsa dan telekomunikasi merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi para mitra pengemudi.
"Kali ini kami bekerja sama dengan Telkomsel meluncurkan Paket Siap Online khusus bagi mitra pengemudi di seluruh Indonesia untuk membantu meringankan beban pulsa dan telekomunikasi," ujarnya dalam keterangan resmi.
Berdasarkan data internal yang dimiliki Go-Jek, lebih dari 80 persen mitra pengemudi menghabiskan biaya pulsa di atas Rp 150.000 setiap bulannya dan 62 persen mitra menggunakan paket data di atas 10 GB.
Paket Siap Online merupakan bentuk kelanjutan dari kerja sama kedua perusahaan, di mana sebelumnya Telkomsel menyediakan sejumlah paket perdana bagi para mitra pengemudi Go-Jek.
Sementara itu, Primadi K. Putra, Vice President Corporate Account Management Telkomsel menyambut baik kerja sama ini.
"Paket Siap Online diharapkan dapat semakin meningkatkan produktivitas serta menurunkan biaya operasional pulsa mitra pengemudi sehari-hari. Pada akhirnya, kami harap solusi ini dapat membantu memaksimalkan pendapatan yang dimiliki dan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa,” ujarnya.
Primadi kemudian menambahkan bahwa kenyamanan pelanggan dalam menggunakan layanan Telkomsel juga didukung lebih dari 167.000 BTS yang tersebar hingga pelosok negeri, dimana sekitar 70 persen di antaranya merupakan BTS 3G/4G (BTS broadband). Kerja sama ini menjangkau seluruh mitra pengemudi di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Go-Jek Luncurkan Go-Viet di Vietnam dan GET di Thailand
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bank Mandiri Jadi Sorotan Lagi! Nasabah Dihina Kampungan oleh Pegawai, Minta Maaf Setelah Viral
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya