Suara.com - LINE Corporation mengumumkan peluncurkan dari token digital pertamanya, LINK (link.network) dan jaringan blockchain pertamanya, LINK Chain. Keduanya dibangun secara independen oleh LINE.
Tidak seperti cryptocurrency atau token digital lainnya, LINK tidak akan membuat Initial Coin Offering (ICO), tetapi menggunakan sistem reward yang memberikan LINK kepada para pengguna sebagai kompensasi dalam menggunakan layanan tertentu dalam ekosistem LINE. Contohnya, pengguna yang telah bergabung dan berpartisipasi dalam salah satu layanan terdesentralisasi (dApp) yang berkaitan dengan LINK dapat menerima LINK sebagai insentif.
LINK itu kemudian dapat digunakan sebagai pembayaran atau reward dalam layanan dApp yang akan diluncurkan segera, dan untuk kategori layanan seperti konten, perdagangan, sosial, permainan, pertukaran, dan lainnya dalam ekosistem LINE.
LINE berencana mendaftarkan LINK secara eksklusif dalam pertukaran aset digital global BITBOX (www.bitbox.me) pada September ini, di mana token digital baru ini akan didistribusikan kepada pengguna. Seiring dengan dApps yang akan diluncurkan segera, BITBOX akan menjadi platform di mana para pengguna dapat memperoleh LINK dan memperdagangkan LINK dengan aset digital lainnya.
Selanjutnya, BITBOX akan memberikan manfaat eksklusif bagi para pemegang LINK, seperti pembayaran atau diskon pada biaya perdagangan dan banyak acara promosi.
LINK beroperasi menggunakan LINK Chain, jaringan blockchain (mainnet) yang juga dibangun setelah peluncuran Genesis Block pada 23 Agustus lalu. LINK Chain adalah jaringan blockchain yang berorientasi pada layanan yang memungkinkan dApps untuk diterapkan langsung pada platform pertukaran pesan LINE.
Untuk memperluas dan mengembangkan ekosistem blockchain, LINE akan mendorong dan mendukung beragam layanan dApp, untuk berpartisipasi dalam jaringan blockchain LINE.
“Selama tujuh tahun terakhir, LINE mampu bertumbuh menjadi layanan global karena pengguna kami, dan sekarang dengan LINK, kami ingin membangun reward system yang ramah pengguna sebagai apresiasi untuk penggua kami,” kata CEO LINE Takeshi Idezawa melalui keterangan resminya.
Sebanyak 1 miliar LINK akan diterbitkan secara bertahap, sesuai dengan bagaimana ekosistem ini berkembang. Dari jumlah itu, 800 juta akan dialokasikan sebagai reward untuk para pengguna, sementara 200 juta akan dikelola oleh LINE TECH PLUS, penerbit LINK, sebagai cadangan.
Bagi penduduk di Jepang, LINK Point akan diterima sebagai reward untuk kegiatan dalam layanan dApp untuk menggantikan LINK. Pengguna di Jepang bisa menggunakan LINK Point dalam layanan dApp atau mengubahnya untuk LINE Points.
Namun, sampai LINE mendapat otorisasi untuk perdagangan crypto dan pertukaran oleh pihak berwenang di Jepang, LINK Point tidak dapat disimpan, ditarik, ditransfer, diperdagangkan, atau ditukar di pertukaran crypto, termasuk BITBOX.
Berita Terkait
-
Tak Hanya Genjot Bisnis, Emiten LINK Perkuat Strategi ESG
-
Link CPNS 2026 Viral, Publik Diminta Waspada Penipuan Modus Menyamar Ala BKN
-
Love-Hate dengan Commuter Line: Di Antara Ketergantungan, Kepadatan, dan Harapan Transportasi Ideal
-
Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Sepeda MTB Pacific Tranzline Berapa Harganya? Ini Seri, Spesifikasi dan Kelebihannya
-
Life After Whale: Perpaduan Ilustrasi Spektakuler dan Sains yang Memikat
-
Hutama Karya Raih 3 Gold Bintang 4, Program Sosial hingga Lingkungan Jadi Sorotan
-
Sering 'Pecah Kongsi', Haruskah Jabatan Wakil Kepala Daerah Dihapus? Ini Kata Pakar UGM
-
Susah Baca Resep Dokter? Sekarang AI Bisa Menerjemahkannya dalam Hitungkan Detik!
-
5 Cara Mengatasi Bibir Makin Menghitam Akibat Sering Pakai Lipstik
-
Dilema Infrastruktur: Mengapa Akumulasi Kuota Data Bisa Memicu Kenaikan Harga Paket Internet?
-
Daftar Shio yang Paling Beruntung dan Kaya Mendadak Tahun Ini
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Meriahnya Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Papua Pegunungan